DEPOK, INDORAYA TODAY – Pemerintah Kota Depok melalui Dinas Perhubungan (Dishub) menyiapkan menyiapkan sejumlah program untuk memperbaiki sistem transportasi sekaligus memperkuat penerangan jalan di Kota Depok. Upaya ini dilakukan secara bertahap hingga tahun 2027, termasuk penggantian lampu jalan konvensional menjadi lampu LED.

Kepala Dishub Kota Depok, Zamrowi, mengatakan sektor transportasi menjadi tulang punggung mobilitas warga sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi.

“Transportasi yang efisien dan berkeselamatan akan mempercepat mobilitas warga serta mendukung aktivitas ekonomi. Ini bagian penting dari peningkatan daya saing Kota Depok,” ujarnya dilansir dari situs resmi Pemkot Depok, Senin (2/2/2026).

Target Dishub pada 2027, selain rasio volume kendaraan terhadap kapasitas jalan menurun menjadi 0,69, juga kecepatan rata-rata kendaraan meningkat hingga 35,2 kilometer per jam. Indeks Reformasi Birokrasi ditetapkan mencapai angka 63 sebagai bagian dari transformasi layanan publik.

Untuk mengurai kemacetan, beberapa simpang prioritas mendapat perhatian khusus. Di antaranya Simpang Pasar Pucung dan Simpang Arido, yang akan diperluas dari 5,5 meter menjadi 14 meter serta dilengkapi traffic light. Langkah ini juga mencakup penertiban pedagang kaki lima, perbaikan geometrik simpang, serta rekayasa lalu lintas.

Sementara itu, pengembangan transportasi umum terus dipercepat. Dishub fokus pada Simpul Transportasi Pondok Rajeg sebagai pusat integrasi moda dengan penambahan lahan park and ride, serta penataan ulang trayek angkutan agar lebih terintegrasi dengan KRL dan bus kota.

Terminal Sawangan juga menjadi perhatian. Dengan luas lahan tersisa 2.744 meter persegi, Dishub merencanakan tambahan lajur bus, ruang tunggu nyaman, kantor petugas, dan akses masuk terpisah dari area pasar. Hal ini untuk mendukung operasional 12 unit Transjakarta, enam unit JRC, lima unit JAC, dan rencana tambahan 15 unit Teman Bus.

BACA JUGA:  Dinkes Depok Siagakan Tenaga Kesehatan di Pos Pengamanan Nataru hingga 4 Januari 2026

Keberhasilan koridor Teman Bus–Trans Depok rute Terminal Depok–Stasiun LRT Harjamukti dengan 15 armada dan panjang lintasan 34 kilometer menjadi acuan pengembangan layanan lebih luas. Dishub menargetkan jangkauan layanan angkutan umum meningkat hingga 35 persen melalui penambahan koridor dan re-routing feeder angkutan kota.

Untuk mendukung kelancaran operasional, motor patroli, motor Tim Reaksi Cepat (TRC), dan tiga unit mobil derek disiapkan guna mempercepat penanganan gangguan lalu lintas.

Dari sisi penerangan jalan, sebanyak 8.744 titik PJU telah menggunakan LED dari total 21.002 titik. Tahun 2027 menjadi momentum penggantian lampu non-LED, rehabilitasi jaringan, dan pemasangan PJU baru di titik yang belum terlayani.

Selain itu, Dishub menyiapkan pengadaan perlengkapan pengujian kendaraan listrik serta pelatihan teknis bagi petugas, sebagai bagian dari adaptasi transportasi ramah lingkungan.

“Kami ingin sistem transportasi Depok semakin modern, terintegrasi, dan berorientasi keselamatan. Semua program ini diarahkan untuk mendukung Depok Maju,” ujar Zamrowi.

Dengan strategi ini, Dishub optimistis kemacetan dan kualitas layanan angkutan umum di Kota Depok dapat meningkat, sementara jalanan dipastikan lebih terang berkat lampu LED yang lebih efisien.