INDORAYATODAY.COM – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Depok memberikan teguran dan edukasi kepada pengurus tiga masjid di wilayah Sawangan, Depok. Langkah ini diambil menyusul keluhan warga terkait aktivitas membangunkan sahur yang dinilai tidak beretika dan mengganggu ketenangan lingkungan.
Aksi yang sempat viral di media sosial tersebut memperlihatkan cara membangunkan sahur melalui pengeras suara dengan cara berteriak-teriak dan bernyanyi secara berlebihan pada pukul 02.20 WIB. Warga menilai cara tersebut kurang pantas dan lebih menyarankan penggunaan lantunan selawat atau murottal Alquran yang menyejukkan.
Kepala Kemenag Depok, Enjat Mujiat, menyatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan KUA Sawangan serta pengurus Masjid Al-Ikhlas, Masjid An-Nasul Hadi, dan Masjid Ibadurrahman untuk memberikan pemahaman terkait aturan penggunaan pengeras suara.
“Kami memberikan edukasi kepada para pengurus masjid untuk menjaga kondusivitas lingkungan. Pihak pengelola masjid telah berkomitmen untuk menindaklanjuti hal ini dan memberikan arahan kepada para pemuda agar lebih bijak dalam membangunkan sahur,” ujar Enjat, Jumat (6/3/2026).
Kemenag mengimbau agar semangat syiar Ramadhan tetap mengedepankan nilai-nilai kesantunan dan toleransi, sehingga tidak menimbulkan keresahan bagi masyarakat di sekitarnya.

Tinggalkan Balasan