INDORAYATODAY.COM, DEPOK – Anggota DPRD Kota Depok dari Fraksi Partai Golkar, Samuel Bonardo Parulian Situmorang, menyoroti aspirasi masyarakat terkait kebutuhan bantuan perbaikan rumah tidak layak huni (RTLH). Ia menilai permintaan bantuan tersebut masih sering disampaikan warga di berbagai daerah pemilihan.
Samuel Situmorang menjelaskan bahwa kondisi rumah tidak layak huni masih ditemukan di sejumlah wilayah Kota Depok. Beberapa rumah warga, kata dia, mengalami kerusakan cukup berat, seperti kayu yang sudah lapuk, atap bocor, hingga dinding rumah yang rapuh karena termakan usia.
Menurutnya, sebagian warga tidak mampu melakukan perbaikan rumah secara mandiri karena keterbatasan kondisi ekonomi.
“Usulan RTLH bagi warga masyarakat yang membutuhkan masih menjadi permintaan yang selalu disampaikan di berbagai daerah pemilihan,” ujar Samuel Situmorang, Rabu (11/3/2026).
Ia menambahkan bahwa program bantuan RTLH diharapkan dapat membantu masyarakat yang tinggal di hunian tidak layak agar dapat memperoleh tempat tinggal yang lebih aman dan sehat.
Selain kebutuhan bantuan RTLH, Samuel juga menyoroti masih banyaknya warga yang belum memahami mekanisme penyaluran bantuan sosial yang menggunakan sistem klasifikasi kesejahteraan masyarakat atau desil.
Menurutnya, sebagian masyarakat masih membutuhkan penjelasan lebih rinci mengenai kategori desil yang menjadi dasar penentuan penerima bantuan sosial.
Dalam sistem tersebut, tingkat kesejahteraan masyarakat dibagi menjadi beberapa kelompok untuk memastikan bantuan sosial dapat diberikan secara lebih tepat sasaran.
Samuel menilai kurangnya pemahaman masyarakat mengenai sistem tersebut berpotensi menimbulkan kebingungan ketika warga mengajukan bantuan sosial, termasuk bantuan RTLH.
Karena itu, ia mendorong dinas terkait untuk segera melakukan sosialisasi yang lebih intensif mengenai mekanisme dan kategori dalam sistem desil.
Menurutnya, penjelasan yang jelas kepada masyarakat sangat penting agar warga dapat memahami prosedur pengajuan bantuan sosial sekaligus memastikan program bantuan dapat berjalan secara transparan dan tepat sasaran.
Samuel berharap melalui sosialisasi yang lebih luas, masyarakat yang benar-benar membutuhkan dapat memperoleh akses bantuan sosial dengan lebih mudah.

Tinggalkan Balasan