INDORAYATODAY.COM, DEPOK – Dinas Pendidikan Kota Depok menyiapkan pelaksanaan program Rintisan Sekolah Swasta Gratis (RSSG) berbasis daring yang akan diselaraskan dengan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026. Skema ini diharapkan memudahkan proses pendaftaran dan meningkatkan akses pendidikan.

Kepala Bidang SMP Disdik Kota Depok Muhammad Yusuf mengatakan, saat ini pihaknya masih berkoordinasi dengan Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP) Jawa Barat terkait mekanisme SPMB.

“Jika tahapan dan prosesnya sudah selesai, maka aturan tersebut menjadi dasar untuk menyelaraskan sistem RSSG,” ujar Yusuf, Sabtu (11/4/2026).

Ia menjelaskan, proses pematangan mekanisme ditargetkan rampung pada akhir April 2026. Setelah itu, Disdik akan melakukan sosialisasi pada Mei 2026 dengan melibatkan sekolah negeri dan swasta.

Menurut Yusuf, jumlah sekolah yang direncanakan ikut dalam program RSSG mencapai 49 sekolah. Program ini menjadi salah satu upaya pemerintah daerah dalam memperluas akses pendidikan bagi masyarakat.

Yusuf memperkirakan minat masyarakat terhadap program RSSG akan meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. Hal ini didukung oleh sosialisasi yang dinilai lebih optimal.

“Untuk tahun ini diprediksi peminatnya meningkat karena sudah tersosialisasi dengan baik,” kata dia.

Adapun pendaftaran program RSSG dijadwalkan dibuka pada awal Juni 2026, beriringan dengan pelaksanaan SPMB.

Dengan sistem berbasis online, diharapkan proses seleksi menjadi lebih transparan dan terintegrasi dengan sistem penerimaan siswa baru.

Program RSSG berbasis daring yang diselaraskan dengan SPMB menjadi langkah Disdik Depok dalam meningkatkan akses dan pemerataan pendidikan. Dengan target peluncuran Juni 2026, program ini diharapkan menjangkau lebih banyak peserta didik.

 

BACA JUGA:  Supian Suri Minta Camat dan Lurah Lebih Sering Pantau Lingkungan, Jangan Hanya Sibuk Administrasi