INDORAYATODAY.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor bergerak cepat melakukan langkah konkret rekonstruksi infrastruktur pascabencana hidrometeorologi yang melanda wilayah tersebut. Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menargetkan perbaikan 14 jembatan yang terputus akibat banjir dan longsor dapat diselesaikan sebelum perayaan Hari Raya Idul Adha 2026.
Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor, rangkaian bencana yang terjadi sejak 15 hingga 18 April 2026 telah berdampak pada 34 kecamatan. Kerusakan paling krusial terjadi pada sektor aksesibilitas, di mana 14 jembatan penghubung dilaporkan terputus akibat luapan aliran sungai.
“Hari ini kita mulai langkah konkret rekonstruksi. Berbagai persoalan infrastruktur akan kita tuntaskan secara bertahap melalui kolaborasi lintas sektor,” ujar Rudy Susmanto dalam keterangannya, Selasa (21/4/2026).
Rudy menegaskan, dalam situasi darurat ini, Pemkab Bogor meniadakan sekat kewenangan antara infrastruktur kabupaten maupun desa. Dari 14 jembatan yang rusak, satu merupakan kewenangan kabupaten dan 13 lainnya adalah jembatan desa. Namun, seluruhnya akan ditangani secara terintegrasi dengan dukungan penuh dari Kodim 0621 Kabupaten Bogor.
Selain fokus pada pembangunan kembali jembatan, BPBD Kabupaten Bogor juga terus melakukan kaji cepat dan pembersihan material longsor di sejumlah titik jalan utama. Meski dampak kerusakan infrastruktur cukup luas, Rudy menyebut kesiapsiagaan masyarakat menunjukkan tren positif. Hal ini terlihat dari minimnya pengungsian massal meski banjir lintasan sempat meluas di beberapa titik.
Upaya percepatan pemulihan ini dinilai krusial mengingat luasnya wilayah Kabupaten Bogor yang mencakup 40 kecamatan dengan populasi mencapai 6,19 juta jiwa. Rudy menekankan bahwa sinergi antara Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan unsur TNI-Polri menjadi kunci utama dalam memastikan aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat kembali normal tepat waktu.
“Kami kejar pembangunannya mulai besok. Targetnya, sebelum Idul Adha, aksesibilitas masyarakat sudah pulih kembali agar aktivitas ekonomi tidak terganggu lebih lama,” tegasnya.

Tinggalkan Balasan