INDORAYATODAY.COM, DEPOK – Pemerintah Kota Depok mendorong program Ruang Bersama Indonesia (RBI) menjadi gerakan kolaboratif di tingkat kelurahan. Program ini diarahkan untuk memperkuat pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak secara berkelanjutan di seluruh wilayah kota.

Wali Kota Depok, Supian Suri menjelaskan pembentukan RBI dilakukan melalui pendekatan yang fleksibel dengan menyesuaikan kondisi dan kesiapan masing-masing kelurahan.

Menurut dia, terdapat tiga pendekatan utama dalam pembentukan RBI.

“Pembentukan RBI dilakukan melalui tiga pendekatan, yaitu inisiasi baru oleh pemerintah, transformasi dari Kelurahan Ramah Perempuan dan Peduli Anak (KRPPA), serta kolaborasi bersama lembaga masyarakat, dunia usaha, dan perguruan tinggi,” tuturnya usai peluncuran, Minggu (26/4/2026).

Ia menilai pendekatan tersebut memberi ruang bagi setiap kelurahan untuk berkembang sesuai potensi masing-masing.

Sebelumnya, Pemkot Depok telah menginisiasi program KRPPA sejak 2022 di 11 kelurahan dan melakukan sosialisasi ke seluruh 63 kelurahan.

“Hari ini, sebagai bentuk komitmen, Kota Depok menginisiasi pembentukan RBI di seluruh kelurahan,” katanya.

Dalam pelaksanaannya, RBI juga diarahkan untuk meningkatkan keterlibatan aktif perempuan dan anak dalam pembangunan daerah.

“Perempuan dan anak harus diberikan akses, peluang, dan partisipasi, baik sebagai penerima manfaat, pemberi masukan kebijakan, maupun penggerak perubahan sosial,” ungkapnya.

Menurut dia, langkah tersebut selaras dengan visi pembangunan daerah dan Provinsi Jawa Barat.

“Langkah ini menjadi bagian dari kontribusi Kota Depok dalam mewujudkan Jabar Istimewa dan menyongsong Indonesia Emas 2045,” tambahnya.

Pemkot Depok optimistis RBI akan menjadi penguat ketahanan sosial di masyarakat. Melalui kolaborasi lintas sektor, kualitas hidup perempuan dan anak di Depok diharapkan terus meningkat. ***

BACA JUGA:  Pemkot Depok Ajak Masyarakat Berani Melapor Saat Temui Kekerasan Seksual