DEPOK, INDORAYA TODAY – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Khidmat Sehat Afiat (KiSA) Kota Depok genap berusia 18 tahun pada 17 April 2026. Di usia yang semakin matang, rumah sakit milik pemerintah daerah ini terus memperkuat fasilitas layanan bagi warga.

Direktur Utama RSUD KiSA Depok, Agus Gojali, menegaskan komitmennya untuk memberikan pelayanan kesehatan yang cepat, ramah, dan nyaman. Ia pun menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Depok dan seluruh tenaga medis yang telah berjuang bersama.

“RSUD KiSA mampu berdiri kokoh dan dipercayai oleh masyarakat berkat dukungan penuh Bapak Wali Kota dan kerja keras seluruh civitas hospital,” ujar Agus dalam puncak perayaan HUT ke-18 RSUD KiSA di Depok, Kamis (30/4/2026).

Agus menjelaskan, sesuai dengan regulasi terbaru Kementerian Kesehatan, RSUD KiSA kini fokus pada transformasi rujukan berbasis kompetensi medis. Hingga Februari 2026, RSUD KiSA telah memenuhi 13 jenis pelayanan kategori madya.

Layanan tersebut mencakup penanganan paru dan pernapasan, kesehatan ibu dan ginekologi, mata, THT, hingga layanan jiwa. Pencapaian ini sudah melampaui 50 persen dari target klasifikasi pelayanan yang ditetapkan pemerintah pusat.

“Target kami di tahun 2026 ini, ada tambahan lima layanan lagi yang naik status menjadi madya. Jadi total ada 18 layanan, termasuk jantung dan pembuluh darah, neoplasma, hingga rehabilitasi medik,” ungkap Agus.

Salah satu kabar baik bagi warga Depok adalah rencana pengembangan layanan ginjal terpadu. Agus menyebutkan, saat ini RSUD KiSA memiliki 24 unit hemodialisa (HD), namun daftar tunggu pasien masih cukup panjang.

“Tahun depan kami berproses menjadi rumah sakit layanan ginjal terpadu. Anggaran sudah diajukan, dan kami akan menambah kapasitas menjadi 50 unit HD untuk memangkas antrean pasien,” jelasnya.

BACA JUGA:  Oknum LSM Bikin Konten Provokatif di DPRD Depok, Faktanya Komisi C Sedang Gelar Rapat Kerja

Tak hanya itu, RSUD KiSA juga menerima kado spesial berupa unit Cath Lab dari Kementerian Kesehatan. Fasilitas ini akan menjadikan RSUD KiSA sebagai pusat layanan jantung terpadu yang mumpuni.

“Unit Cath Lab sudah tiba pada 25 April kemarin. Kami juga sudah menyiapkan tenaga medis terlatih dan dokter intervensi agar pasien jantung tidak perlu lagi dirujuk ke luar Depok,” pungkas Agus.