INDORAYATODAY.COM – Kabar kurang sedap datang dari penggawa Timnas Indonesia, Jay Idzes, yang terpaksa ditarik keluar lebih awal saat membela Sassuolo melawan AC Milan dalam lanjutan Liga Italia, Minggu (3/5/2026). Bek andalan skuat Garuda tersebut mengalami cedera pada bagian tumit setelah melakukan pendaratan yang tidak sempurna.

Pelatih Sassuolo, Fabio Grosso, mengonfirmasi bahwa pemain yang akrab disapa “Bang Jay” itu sendiri yang meminta pergantian pemain pada menit ke-40. Keputusan tersebut diambil demi mencegah risiko cedera yang lebih parah setelah Idzes terlibat benturan dalam duel udara.

“Dalam satu lompatan, Idzes jatuh dengan posisi yang buruk. Dia merasakan masalah pada tumitnya dan meminta untuk diganti. Saya sangat berharap tidak ada sesuatu yang serius,” ujar Fabio Grosso usai laga yang berakhir dengan kemenangan 2-0 untuk Sassuolo tersebut.

Insiden ini menjadi sorotan tajam lantaran merupakan momen langka bagi sang pemain. Berdasarkan data statistik, ini adalah kali pertama Idzes gagal menuntaskan pertandingan penuh 90 menit dalam 34 penampilan terakhirnya. Konsistensi fisik Idzes selama ini menjadikannya pilar tak tergantikan baik di level klub maupun tim nasional.

Tim medis Sassuolo dijadwalkan melakukan pemeriksaan menyeluruh pada hari ini, Senin (4/5/2026), untuk menentukan tingkat keparahan cedera serta estimasi waktu pemulihan yang dibutuhkan.

Kondisi kesehatan Idzes memicu kekhawatiran di tanah air, mengingat jadwal padat FIFA Matchday yang akan bergulir bulan depan. Sebagai jenderal lini pertahanan, kehadiran Idzes sangat krusial bagi strategi pelatih Shin Tae-yong dalam menghadapi laga-laga penting internasional mendatang.

Dukungan mengalir dari para pendukung Timnas di media sosial yang berharap pemulihan Idzes berjalan cepat. Hingga berita ini diturunkan, pihak PSSI maupun manajemen Sassuolo masih menunggu hasil diagnosa akhir dari rumah sakit setempat untuk memastikan ketersediaan sang pemain di laga-laga berikutnya.

BACA JUGA:  Momen Prabowo Jamu Timnas Indonesia di Kertanegara Usai Kemenangan Bersejarah atas China