DEPOK, INDORAYA TODAY – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Depok, Mangnguluang Mansur, memberikan apresiasi tinggi terhadap penyelenggaraan Pasar Penghabisan di Alun-Alun Timur, Grand Depok City (GDC), Jumat (8/5/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian perayaan Lebaran Depok 2026 yang telah memasuki hari keempat.

Mangnguluang menilai, Pasar Penghabisan bukan sekadar tempat transaksi ekonomi, melainkan upaya konkret menjaga tradisi lokal masyarakat Depok sebelum hari raya.

“Pasar Penghabisan ini merupakan tradisi dulu. Biasanya sebelum melaksanakan Idul Fitri, ini pasar terakhir untuk masyarakat berbelanja kebutuhan Lebaran,” ujar Mangnguluang saat ditemui di lokasi, Jumat.

Pantauan di lokasi, Pasar Penghabisan tahun ini dikonsep menyerupai suasana pasar rakyat tempo dulu. Nuansa tradisional ini sengaja diangkat untuk membangkitkan memori kolektif masyarakat.

Masyarakat yang hadir dapat menemukan berbagai kebutuhan, mulai dari perlengkapan rumah tangga, kuliner khas, hingga pakaian baru untuk Idul Fitri.

“Tadi dibuat nuansa seperti suasana tempo dulu. Mudah-mudahan budaya ini bisa terus kita lestarikan,” ucapnya.

Mangnguluang juga mengajak seluruh warga Depok untuk datang dan meramaikan Alun-Alun Kota Depok guna memeriahkan sisa rangkaian acara Lebaran Depok.

Kemeriahan acara dipastikan berlanjut dengan hiburan musik. Malam ini, grup band El Corona dijadwalkan tampil menghibur pengunjung.

“Dan akan ditutup besok dengan penampilan dari Wali Band,” tambah Mangnguluang.

Lebaran Depok 2026 sendiri berlangsung selama lima hari, mulai 5 hingga 9 Mei 2026. Rangkaian acara telah dibuka serentak di tiga wilayah, yakni Tapos, Cipayung, dan Sawangan.

Selanjutnya, berbagai kegiatan budaya dan hiburan akan dipusatkan di Alun-alun Grand Depok City (GDC), yang diproyeksikan menjadi pusat kemeriahan perayaan tahun ini.

 

BACA JUGA:  Masih dalam Rangka HUT, Pemkot Depok Gelar Festival Diskon Serba 26 Persen