INDORAYATODAY.COM — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) berbalik menguat (rebound) sebesar 54,58 poin atau 0,86 persen ke posisi 6.425,26 pada perdagangan Rabu (20/5/2026) pagi.

Kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 juga merangkak naik 1,43 persen ke posisi 643,89 setelah sempat dibuka melemah. Pergerakan positif ini terjadi seiring langkah pelaku pasar yang mencermati pidato Presiden Prabowo Subianto dalam Rapat Paripurna DPR RI hari ini.

Analis pasar modal sekaligus Founder Republik Investor, Hendra Wardana, menjelaskan bahwa perhatian investor domestik saat ini tertuju pada arah kebijakan fiskal, strategi stabilitas ekonomi, dan langkah konkret penguatan nilai tukar rupiah dalam pidato tersebut.

Jika pidato kepresidenan mampu memberikan kepastian arah ekonomi dan disiplin fiskal, sentimen pasar berpotensi terus membaik. Sebaliknya, area 6.300 menjadi support psikologis krusial yang harus dipertahankan agar bursa domestik tidak masuk ke fase krisis kepercayaan jangka pendek.

Selain menanti pidato Presiden, pasar juga menunggu hasil Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (RDG BI) terkait penetapan BI-Rate yang diperkirakan bertahan di level 5,00 persen.

Dari eksternal, tekanan pasar global mulai mereda setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump menunda rencana serangan terhadap Iran demi membuka ruang negosiasi damai.

Sentimen positif global ini turut membantu menahan laju tekanan di bursa domestik, meskipun mayoritas bursa saham regional Asia pagi ini masih bergerak melemah.

BACA JUGA:  Arief Hidayat Pensiun, Dasco: DPR Siapkan Calon Hakim MK Pengganti Tunggal