INDORAYATODAY.COM, DEPOK – Ketua TP Posyandu Kota Depok Siti Barkah Hasanah atau yang akrab disapa Cing Ikah mendorong transformasi posyandu menjadi pusat layanan masyarakat berbasis enam Standar Pelayanan Minimal (SPM), mulai dari kesehatan, pendidikan, hingga persoalan lingkungan warga.

Hal itu disampaikan saat peluncuran Posyandu 6 SPM di Posyandu Teratai, Kelurahan Rangkapan Jaya Baru, Kecamatan Pancoran Mas, Kota Depok, Rabu (20/5/2026).

Cing Ikah menjelaskan transformasi posyandu mengacu pada Permendagri Nomor 13 Tahun 2024 yang memperluas fungsi posyandu tidak hanya di bidang kesehatan, tetapi juga mencakup pendidikan, pekerjaan umum, sosial, hingga pelayanan dasar masyarakat lainnya.

“Tentu saja transformasi 6 SPM ini bukan merepotkan kader, tidak. Tapi justru dengan hadirnya 6 SPM ini akan membantu percepatan permasalahan di masyarakat,” ujar Cing Ikah.

Ia mengatakan Posyandu Teratai dipilih menjadi lokasi peluncuran program karena dinilai memiliki kolaborasi masyarakat dan pemerintah yang baik.

Menurut dia, salah satu fokus Posyandu 6 SPM adalah menekan angka anak tidak sekolah di lingkungan warga. Dalam kegiatan tersebut, Dinas Pendidikan Kota Depok juga membuka layanan bagi warga yang ingin melanjutkan pendidikan melalui PKBM maupun sekolah formal.

“Kami menyiapkan gerai bagi warga yang putus sekolah agar bisa disalurkan ke PKBM atau sekolah-sekolah,” katanya.

Cing Ikah berharap Kelurahan Rangkapan Jaya Baru dapat menjadi wilayah percontohan dengan target zero anak putus sekolah.

Selain pendidikan, Posyandu 6 SPM juga diharapkan menjadi ruang penyampaian persoalan lingkungan masyarakat, seperti rumah rusak, saluran air tersumbat, hingga persoalan sosial lainnya.

Menurut Cing Ikah, warga nantinya cukup menyampaikan persoalan lingkungan melalui posyandu untuk diteruskan kepada RT, RW, kelurahan, hingga organisasi perangkat daerah terkait.

“Dengan hadirnya posyandu, warga ketika datang ke posyandu bisa melaporkan apa yang terjadi permasalahan di lingkungannya,” ujarnya.

BACA JUGA:  Posyandu Seroja B Berdiri di Pancoran Mas, Layanan Kesehatan Ibu dan Anak Diperkuat

Ia juga mengapresiasi capaian Posyandu Teratai dalam menekan angka stunting di wilayah tersebut yang disebut tinggal tujuh kasus.

Cing Ikah menilai capaian itu menjadi bukti kolaborasi antara masyarakat, kader posyandu, dan pemerintah berjalan efektif.

Pemerintah Kota Depok berharap Posyandu 6 SPM tidak hanya menjadi pusat layanan kesehatan, tetapi juga memperkuat penyelesaian berbagai persoalan sosial masyarakat secara terpadu. Program tersebut ditargetkan mampu mempercepat pembangunan lingkungan berbasis partisipasi warga.