DEPOK, INDORAYA TODAY – Sekretaris Daerah Kota Depok, Mangnguluang Mansur, mendorong posyandu menjadi bagian dari gaya hidup sehat masyarakat, bukan sekadar layanan kesehatan rutin.
Hal itu disampaikan saat menghadiri launching ke-5 Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) di Posyandu Matahari RW 18, Kelurahan Abadijaya, Kecamatan Sukmajaya, Rabu (22/4/2026).
Mangnguluang menegaskan, posyandu merupakan ujung tombak pelayanan kesehatan yang paling dekat dengan kehidupan warga sehari-hari.
Menurut dia, melalui posyandu masyarakat bisa dengan mudah mengakses berbagai layanan dasar, mulai dari pemeriksaan ibu hamil, pemantauan tumbuh kembang balita, hingga imunisasi dan edukasi kesehatan keluarga.
Ia menekankan, kegiatan launching tersebut bukan sekadar seremonial, melainkan momentum memperkuat komitmen bersama dalam membangun masyarakat sehat, mandiri, dan berdaya.
“Posyandu harus menjadi ruang kolaborasi antara pemerintah, tenaga kesehatan, dan masyarakat dalam membentuk pola hidup bersih dan sehat,” kata Mangnguluang.
Ia juga mengingatkan, tantangan kesehatan saat ini semakin kompleks, seperti stunting, gizi kurang, hingga penyakit tidak menular.
Karena itu, keberadaan posyandu dinilai strategis dalam mendorong upaya promotif dan preventif secara berkelanjutan hingga tingkat keluarga.
Mangnguluang turut menyoroti pentingnya peran kader posyandu sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan masyarakat.
Ia mengajak seluruh pihak memberikan dukungan dan apresiasi kepada para kader agar dapat menjalankan tugas secara optimal.
Selain itu, ia mendorong masyarakat untuk aktif datang ke posyandu dan membiasakan perilaku hidup bersih dan sehat.
“Dengan langkah sederhana namun konsisten, kita bisa mencegah penyakit dan meningkatkan kualitas hidup keluarga,” ujarnya.
Ia menambahkan, keberhasilan program posyandu sangat bergantung pada sinergi antara pemerintah dan masyarakat.
Untuk itu, ia mengajak seluruh elemen menjadikan posyandu sebagai milik bersama yang dijaga dan dimanfaatkan secara maksimal.

Tinggalkan Balasan