DEPOK, INDORAYA TODAY – Wakil Ketua Rektor (Warek) III Andi Tatang Supriyadi mengungkapkan terobosan baru yang tengah dikembangkan oleh STIHP Pelopor Bangsa, termasuk rencana peningkatan status menjadi universitas dan penguatan kerja sama dengan partai politik.

Hal itu disampaikan usai penandatanganan kerja sama beasiswa kuliah gratis S1 antara STIHP Pelopor Bangsa dengan DPC Partai Gerindra Kota Depok di Gedung Tetap Merah Putih, Beji, Kota Depok, Jumat (12/6/2026).

Andi Tatang menyampaikan apresiasi kepada Gerindra atas kerja sama yang dinilai menjadi langkah awal strategis dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul di bidang hukum dan politik.

“Dengan adanya kerja sama ini, kami berharap dapat mencetak kader-kader yang memiliki wawasan hukum dan politik yang kuat,” ujarnya.

Ia menegaskan, hingga saat ini kerja sama kelembagaan resmi baru terjalin dengan Partai Gerindra. Namun secara personal, sejumlah kader partai lain juga telah menempuh pendidikan di kampus tersebut.

“Kalau secara kelembagaan baru satu, yaitu Gerindra. Tapi kalau personal dari partai lain sudah ada juga yang kuliah di sini,” katanya.

Lebih lanjut, ia menilai kerja sama ini menjadi momentum penting untuk memperluas kontribusi kampus dalam pembangunan SDM di Kota Depok, sekaligus memperkuat eksistensi STIHP Pelopor Bangsa.

Andi Tatang juga mengajak masyarakat Depok yang belum memiliki pilihan kampus untuk dapat bergabung di STIHP Pelopor Bangsa yang saat ini memiliki dua program studi, yakni hukum dan politik.

“Kami terbuka untuk siapa saja yang ingin belajar dan menuntut ilmu di sini,” ucapnya.

Ia menambahkan, saat ini kampus tengah dalam proses pengembangan untuk membuka program pascasarjana (S2) serta transformasi menuju universitas melalui berbagai kajian dan kerja sama akademik.

BACA JUGA:  Pesan Sekda Depok untuk ASN: Jangan Sampai Ketinggalan

“Insya Allah ke depan kami akan menjadi Universitas Pelopor Bangsa,” katanya.

Terkait penguatan akademik, ia menyebut akreditasi kampus telah mengalami peningkatan signifikan, sehingga lulusan dinilai memiliki peluang besar dalam jenjang karier ASN, TNI, maupun Polri.

Menurutnya, mayoritas mahasiswa STIHP Pelopor Bangsa saat ini berasal dari institusi kepolisian, disusul sipil serta aparatur sipil negara dan TNI.

“Sekitar 70 persen anggota Polri, 20 persen sipil, dan 10 persen ASN serta TNI,” jelasnya.

Ke depan, pihak kampus juga mencatat adanya peningkatan minat pendaftar dari kalangan umum seiring meningkatnya akreditasi dan pengembangan program studi.