DEPOK, INDORAYATODAY.COM – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Depok mengingatkan warga agar menghentikan berbagai kebiasaan berbahaya yang berpotensi memicu kebakaran.
Peringatan itu disampaikan melalui unggahan akun Instagram resmi DPKP Kota Depok, @damkardepok, pada Senin (27/7/2026).
“Kebakaran sering kali bukan terjadi karena hal besar, tetapi karena kelalaian kecil yang dianggap sepele. Semua itu bisa dicegah dengan kebiasaan sederhana,” tulis DPKP Kota Depok melalui akun Instagram @damkardepok.
DPKP menilai banyak kasus kebakaran berawal dari tindakan sederhana yang sering diabaikan masyarakat.
Misalnya, penggunaan stop kontak bertumpuk, lupa mencabut peralatan listrik, hingga meninggalkan kompor menyala tanpa pengawasan.
Selain itu, warga juga diminta tidak mengisi daya telepon genggam di atas kasur atau bantal.
DPKP mengimbau masyarakat menyediakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) di rumah maupun tempat usaha.
Instalasi listrik juga perlu diperiksa secara berkala untuk memastikan tetap aman digunakan.
Bahan-bahan yang mudah terbakar diminta dijauhkan dari sumber panas.
Sumber api juga harus berada di luar jangkauan anak-anak demi menghindari risiko kebakaran.
Sebelum meninggalkan rumah, masyarakat diminta memastikan seluruh peralatan listrik sudah dimatikan.
Kompor maupun sumber panas lainnya juga tidak boleh ditinggalkan tanpa pengawasan.
DPKP turut mengingatkan masyarakat agar tidak membakar sampah maupun membuang puntung rokok sembarangan.
“Lindungi keluarga dan lingkungan dengan kebiasaan sederhana. Dalam keadaan darurat kebakaran, segera hubungi 112 yang bebas pulsa dan beroperasi selama 24 jam,” tulis DPKP Kota Depok.
Melalui edukasi tersebut, DPKP berharap masyarakat Depok semakin disiplin menerapkan langkah-langkah pencegahan kebakaran.

Tinggalkan Balasan