DEPOK, INDORAYATODAY.COM – Wali Kota Depok Supian Suri membuka akses lebih luas bagi pelajar untuk melanjutkan pendidikan hingga perguruan tinggi.
Supian menegaskan, pelajar Depok tidak perlu khawatir soal biaya kuliah. Pemerintah Kota Depok telah menyiapkan pusat layanan beasiswa.
Hal itu disampaikan Supian saat membuka lomba cerdas cermat tingkat SMP dan MTs dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan RI, di Aula Lantai 1 Perpustakaan Kota Depok, Kamis (13/8/2026).
“Jangan mikirin nanti kuliah dari mana. Tahun ini kita targetkan ada 500 orang yang bisa menyerap kuliah dengan beasiswa,” kata Supian.
Menurut dia, beasiswa tersebut berasal dari berbagai sumber pembiayaan. Mulai dari pemerintah kota, perguruan tinggi, hingga pemerintah pusat.
Pemkot Depok kemudian menyediakan wadah untuk mempertemukan warga dengan berbagai skema pembiayaan pendidikan tersebut.
Pusat layanan beasiswa kuliah itu berada di lantai 1 Gedung Baleka 1. Pelajar dan warga Depok dapat berkonsultasi mengenai peluang beasiswa.
Supian mengatakan, layanan tersebut dibuat karena masih banyak warga yang ingin mendapatkan beasiswa tetapi tidak mengetahui harus mencari informasi ke mana.
“Kita menjadi wadah yang menyambungkan semua pola mekanisme beasiswa ini dengan ruang konsultasinya,” ujarnya.
Supian bahkan meminta pelajar SMP mulai memikirkan rencana pendidikan mereka sejak dini.
Dia mendorong pelajar tidak hanya membidik perguruan tinggi di dalam negeri, tetapi juga berani mencari peluang kuliah di luar negeri.
“Walaupun pada level SMP sudah mikirin nanti pengen kuliah di mana. Syukur-syukur juga sudah bisa ambil peluang kuliah baik di dalam negeri maupun di luar negeri,” tuturnya.
Tak hanya perguruan tinggi, Supian menyebut Pemkot Depok juga telah membuka akses pendidikan gratis bagi jenjang sekolah menengah.
Saat ini, terdapat 52 sekolah swasta SMP dan MTs yang difasilitasi melalui program sekolah gratis.
“Kalau ada teman-teman yang tidak mau sekolah alasan tidak punya biaya, kita punya alokasi sekolah swasta gratis,” kata Supian.
Pemkot Depok juga menyediakan 22 PAUD gratis. Program tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas akses pendidikan sejak usia dini.
Supian menilai kesempatan pendidikan harus dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh para pelajar.
Dia meminta siswa terus belajar, berkompetisi, menjaga kesehatan, serta memilih lingkungan pertemanan yang mendukung.
“Ini baru perjalanan, ini bukan akhir. Jadi anak-anak semua terus bersemangat mencapai apa yang menjadi cita-cita,” ujarnya.
Supian juga mengingatkan pelajar untuk menghormati orang tua dan menjaga pergaulan.
Dia berharap kesempatan pendidikan yang tersedia mampu melahirkan generasi Depok yang kelak memberi manfaat bagi masyarakat.
“Pemerintah Kota Depok, kami orang-orang tua, punya harapan yang besar. Maksimalkan kesempatan ini,” kata Supian.

Tinggalkan Balasan