INDORAYATODAY.COM – Pembalap muda berbakat Indonesia, Veda Ega Pratama, akhirnya kembali menginjakkan kaki di Tanah Air.

Kepulangan singkat rider andalan Honda Team Asia tersebut bertujuan untuk mengurus perpanjangan dokumen visa sekaligus melepas rindu dengan kampung halamannya di Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Veda menjadwalkan waktu sekitar satu pekan di Indonesia. Momen ini menjadi sangat berharga baginya setelah lama menetap di luar negeri demi balapan, bahkan hingga melewatkan momen Lebaran bersama keluarga selama tiga kali berturut-turut.

“Senang bisa kembali, bisa merasakan masakan Indonesia lagi,” ujar Veda Ega Pratama, Selasa (9/6/2026).

Selama di Gunungkidul, pembalap kelas Moto3 ini berencana mengunjungi tempat penuh kenangan, yaitu Pasar Sapi Siyono Harjo. Di area parkir pasar hewan itulah Veda pertama kali mengenal dunia balap motor sejak usia enam tahun, di bawah bimbingan sang ayah yang merupakan mantan pembalap nasional, Sudarmono.

Dari lintasan sederhana di pasar sapi, karier Veda melesat ke panggung dunia. Ia sukses menyabet juara Asia Talent Cup 2023, runner-up Red Bull MotoGP Rookies Cup 2025, hingga mencetak sejarah sebagai pembalap Indonesia pertama yang naik podium di Moto3 setelah finis ketiga di GP Brasil 2026.

Meski mimpinya menembus ajang Grand Prix sudah terwujud, Veda mengaku tidak ingin cepat puas. Target besar di kelas Moto3 menuntutnya untuk berlatih jauh lebih keras lagi.

Ia pun menitipkan pesan pembakar semangat bagi para pembalap muda di tanah air untuk terus berjuang mengejar mimpi ke level dunia.

“Harus semangat berlatih dan terus berusaha keras karena semua sudah ada jalannya. Di Indonesia dari Astra, sudah didukung sampai bisa ke Grand Prix,” pungkas Veda.

BACA JUGA:  Meski Kalah 0-4 dari Brasil, Timnas U-17 Indonesia Masih Bisa Lolos