INDORAYATODAY.COM – Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan jajarannya untuk melakukan persiapan matang bagi tim nasional (timnas) sepak bola Indonesia. Langkah ini diambil menjelang babak Kualifikasi Piala Dunia 2030 yang dijadwalkan bakal bergulir tahun depan.
Hal tersebut diungkapkan oleh Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) sekaligus Ketua Umum PSSI Erick Thohir usai melangsungkan pertemuan dengan Presiden Prabowo di Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Jumat (19/6/2026).
“Bapak Presiden bilang, ‘Pokoknya semua program dari PSSI untuk pengembangan tim nasional, apalagi untuk persiapan 2030 yang sudah akan dimulai babak kualifikasinya tahun depan bulan September, ini harus benar-benar kita jaga, kita persiapkan’,” ujar Erick menirukan arahan Presiden.
Erick menambahkan, kepala negara berkomitmen memberikan dukungan penuh, baik secara moral maupun fasilitas, demi kelangsungan program pengembangan sepak bola nasional di bawah payung PSSI.
“Tadi Bapak Presiden juga sampaikan, ‘Pokoknya saya sebagai pimpinan negara, apa pun yang kita bisa support buat sepak bola, saya akan lakukan’,” tambahnya.
Sementara itu, pelatih timnas Indonesia John Herdman menyambut positif besarnya komitmen dari Presiden Prabowo. Menurut juru taktik asal Inggris tersebut, keinginan presiden sangat sejalan dengan mimpi besar 280 juta rakyat Indonesia yang ingin melihat skuad Garuda berlaga di ajang sepak bola paling bergengsi di dunia itu.
“Saya selalu mengatakan bahwa kami memiliki 280 juta alasan (untuk ke piala dunia), dan beliau adalah salah satunya. Beliau adalah salah satu dari 280 juta orang yang ingin kami lolos ke Piala Dunia 2030,” kata Herdman.
Mantan pelatih timnas Kanada itu menegaskan, seluruh jajaran tim kepelatihan dan pemain saat ini meletakkan fokus serta target tunggal untuk menembus putaran final Piala Dunia 2030.
“Semua yang kami lakukan, setiap hari ketika bangun tidur, kami memikirkan target itu, karena hal tersebut akan mengubah segalanya di negara kita untuk selamanya,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan