DEPOK, INDORAYA TODAY – Federasi Hockey Indonesia (FHI) Kota Depok memasang target tinggi pada ajang Porprov Jawa Barat 2026.
Tak tanggung-tanggung, FHI Depok membidik dua medali emas dari cabang olahraga hoki.
Target itu disampaikan Manager FHI Kota Depok, Muhammad Yunus, di sela Kejuaraan Hockey Wali Kota Cup 2026 di Eden Sport Center, Minggu (21/6/2026) malam.
“Insya Allah target kita dua emas,” kata Yunus.
Optimisme itu bukan tanpa alasan.
Meski dihuni banyak pemain muda, performa atlet hoki Depok dinilai berkembang sangat pesat.
Menurut Yunus, para atlet muda Depok justru mampu bersaing dengan pemain yang usianya lebih senior.
“Anak-anak kita rata-rata usia 17 sampai 18 tahun, tapi bisa juara di U-20. Artinya mereka benar-benar berlatih dan berusaha menjadi yang terbaik,” ujarnya.
Prestasi itu menjadi sinyal kuat bahwa Depok kini mulai diperhitungkan dalam peta hoki Jawa Barat.
Tak hanya soal prestasi senior, pembinaan usia dini FHI Depok juga mendapat apresiasi dari pengurus pusat.
Saat ini, FHI Depok bahkan memiliki kelompok pembinaan usia 9, 10, hingga 13 tahun dengan total sekitar 50 atlet muda.
Jumlah itu dinilai menjadi modal besar untuk masa depan hoki Depok.
“Bukan cuma prestasi, tapi pembinaan kita juga berjalan. Tahun lalu kita juga juara satu tingkat nasional di kategori pelajar,” ungkap Yunus.
Keberadaan pemusatan latihan Timnas Hoki Indonesia di Depok juga menjadi keuntungan tersendiri.
Hampir setiap hari, atlet-atlet muda Depok bisa melihat langsung para pemain tim nasional berlatih.
Atmosfer itu menjadi suntikan motivasi besar.
“Anak-anak hampir setiap hari melihat Timnas latihan. Itu jadi pemicu mereka untuk terus berkembang,” tuturnya.
Hasilnya mulai terlihat.
Tiga pemain hoki Depok kini bahkan sudah menembus skuad Timnas Junior Indonesia.
Meski begitu, jalan menuju dua emas dipastikan tidak mudah.
Untuk kategori indoor, lawan terberat diprediksi datang dari Bandung dan Garut.
Sementara di nomor Hockey Five, Cianjur menjadi salah satu pesaing serius.
Namun FHI Depok tak gentar.
Intensitas latihan terus ditingkatkan.
Para atlet kini berlatih hingga lima kali dalam sepekan, termasuk sesi fisik intensif.
Saat libur sekolah, latihan bahkan dilakukan dua kali sehari.
“Kita ini pengcab baru. Jadi kita harus mengejar daerah-daerah lain. Alhamdulillah anak-anak semangat,” tegas Yunus.
Sementara itu, Ketua FHI Kota Depok, Andi Tatang Supriyadi, memastikan para atlet juga akan mendapat bonus jika target tercapai.
Bonus itu disiapkan sebagai bentuk penghargaan atas perjuangan atlet.
“Bonus bukan sekadar soal nilai, tapi bentuk apresiasi dan motivasi untuk atlet-atlet kita,” kata Andi.
Ia menegaskan, bonus tidak hanya diberikan kepada peraih medali, tetapi juga pemain berprestasi seperti pencetak gol terbanyak.
Dengan pembinaan yang masif, mental juara yang terus dibangun, serta dukungan penuh pengurus, FHI Depok kini mengirim pesan tegas.
Mereka bukan lagi kuda hitam.
Mereka datang ke Porprov 2026 untuk berburu emas. (Ihsan Ramdhani)

Tinggalkan Balasan