DEPOK, INDORAYA TODAY – Wali Kota Depok Supian Suri mendorong Kaoem Depok agar terus menjadi inspirasi bagi generasi muda dalam menjaga sejarah, persaudaraan, dan semangat kebersamaan.
Hal itu disampaikan Supian saat membuka Festival Heritage Depok Lama di Jalan Pemuda, Pancoran Mas, Sabtu (27/6/2028). Festival ini dalam rangka memperingati 312 tahun sejarah Kaoem Depok.
Menurut Supian, eksistensi 12 marga Kaoem Depok bukan sekadar simbol sejarah, melainkan fondasi penting perjalanan Kota Depok hingga saat ini.
Ia menyebut Jonathans, Bacas, Isakh, Jacob, Joseph, Laurens, Leander, Loen, Samuel, Soedira, dan marga lainnya sebagai kebanggaan besar bagi masyarakat Depok.
“Ini merupakan 12 marga kebanggaan kita. Saya berterima kasih karena persaudaraan yang terus dibangun telah menjadi kekuatan besar bagi Kota Depok,” kata Supian.
Supian menegaskan, persaudaraan yang terjalin di antara Kaoem Depok kini telah meluas menjadi persaudaraan seluruh warga Kota Depok.
Baginya, kebersamaan lintas generasi yang hadir dalam festival tersebut menjadi bukti bahwa nilai sejarah masih hidup dan relevan bagi masa depan.
Ia menilai generasi muda perlu belajar dari para leluhur Kaoem Depok tentang pentingnya menjaga persatuan.
Menurut Supian, rusaknya persaudaraan bisa berdampak besar terhadap masa depan sebuah daerah, termasuk masa depan anak cucu.
“Kalau persaudaraan rusak, masa depan generasi kita juga bisa ikut rusak,” ujarnya.
Supian juga mengapresiasi peluncuran mini historical studio yang digagas YLCC sebagai langkah konkret merawat sejarah Depok.
Ia menilai studio sejarah tersebut dapat menjadi ruang edukasi agar generasi muda semakin mengenal akar sejarah kotanya sendiri.
Tak hanya soal budaya, Pemkot Depok juga memperkuat kolaborasi di sektor pendidikan bersama YLCC, termasuk melalui dukungan terhadap SMP Kasih dalam program sekolah swasta gratis.
Menurut Supian, kolaborasi ini menunjukkan pemerintah hadir untuk memastikan sekolah swasta juga memiliki kualitas yang kompetitif.
Ia berharap semakin banyak anak Depok yang mampu menembus perguruan tinggi terbaik, baik di dalam maupun luar daerah.
Supian menegaskan, semangat kolaborasi antara pemerintah, komunitas, dan masyarakat menjadi kunci membangun Depok yang maju.
Ia pun berharap Festival Heritage Depok Lama menjadi tonggak lahirnya lebih banyak kegiatan budaya yang membanggakan.
“Keberadaan Kaoem Depok bukan hanya kebanggaan kaum tertentu, tetapi kebanggaan seluruh masyarakat Kota Depok,” ucap Supian.

Tinggalkan Balasan