INDORAYATODAY.COM – Menteri Luar Negeri Republik Indonesia (Menlu RI), Sugiono, menerima kunjungan resmi Menteri Luar Negeri dan Urusan Eropa Republik Kroasia, H.E. Gordan Grlić Radman, di Jakarta, Selasa (11/11).

Pertemuan bilateral tersebut menghasilkan komitmen kuat untuk memperdalam hubungan dagang, investasi, dan kolaborasi sosial-budaya.

Kedua Menlu menegaskan optimisme untuk meningkatkan nilai perdagangan yang pada tahun 2024 mencapai USD144,8 juta. Peningkatan ini ditargetkan hingga dua kali lipat, terutama setelah rencana penandatanganan Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (I-EU CEPA) terealisasi.

“Kesepakatan I-EU CEPA akan berkontribusi pada perluasan dan diversifikasi perdagangan Indonesia-Kroasia, sekaligus membuka peluang kerja sama di sektor energi, ekonomi digital, dan manufaktur,” ujar Menlu Sugiono dalam keterangan resminya.

Fokus Investasi Pangan dan Kemitraan SDM
Selain sektor perdagangan, fokus utama pembahasan juga diarahkan pada peluang investasi. Kedua negara menjajaki potensi kerja sama yang mendalam di bidang pangan, pengembangan pertanian, dan hilirisasi industri sebagai pilar utama penguatan ekonomi.

Dari sisi sosial-budaya, kolaborasi pendidikan menjadi prioritas. Indonesia dan Kroasia sepakat memperkuat pertukaran pelajar dan tenaga kerja terampil. Secara spesifik, kolaborasi antar universitas di bidang Sains, Teknologi, Teknik, dan Matematika (STEM) menjadi fokus. Indonesia juga menyatakan kesiapan mengirimkan tenaga kerja terampil di sektor perhotelan dan konstruksi ke Kroasia.

Dalam konteks kawasan, Indonesia menyambut baik komitmen Kroasia untuk memperkuat hubungan dengan ASEAN, termasuk rencana aksesi negara tersebut terhadap Treaty of Amity and Cooperation (TAC).

Kedua Menlu turut sepakat mengenai pentingnya kerja sama dalam menjaga stabilitas, keamanan, dan perdamaian global, termasuk penanganan isu kemanusiaan di Palestina.

Sebagai bagian dari kunjungan delegasi, Mufti Kroasia, Dr. Aziz ef. Hasanović, juga dijadwalkan bertemu dengan tokoh agama dan perwakilan pemerintah Indonesia pada 10–11 November 2025 untuk memperkuat dialog antaragama dan kerja sama dalam bidang halal.

BACA JUGA:  Pemerataan Layananan Kesehatan! Bupati Bogor Tekan Gas Percepatan Pembangunan RSUD Parung

Kunjungan Menlu Radman ini diharapkan menjadi fondasi kemitraan jangka panjang yang saling menguntungkan, sekaligus memperkuat peran Indonesia dan Kroasia sebagai jembatan strategis antar kawasan.