INDORAYATODAY.COM – Koperasi Merah Putih (KMP) di Kelurahan Bantarjati, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor, Jawa Barat, telah resmi beroperasi penuh sejak 10 November 2025.
KMP Bantarjati tercatat sebagai koperasi pertama yang mengimplementasikan gerakan nasional ini di tingkat Kota Bogor dan diharapkan menjadi model percontohan bagi 67 koperasi sejenis di kelurahan lain.
Dari total 68 Koperasi Merah Putih yang dikukuhkan serentak pada Juli lalu di Kota Bogor, sebagian besar masih dalam tahap pembangunan dan persiapan operasional. Keberhasilan KMP Bantarjati memulai operasionalnya menjadi tolok ukur implementasi gerakan tersebut.
Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, menyampaikan apresiasi dan berharap KMP Bantarjati dapat menjadi best practice bagi wilayah lain, terutama melalui kemitraan strategis yang telah terjalin.
Pemerintah Kota Bogor, lanjut Jenal, siap memfasilitasi sinergi koperasi dengan berbagai mitra strategis, termasuk mengintegrasikannya dengan program prioritas nasional seperti program Makan Bergizi Gratis.
“Koperasi Merah Putih merupakan gerakan nasional dari pemerintahan Presiden Prabowo Subianto yang diharapkan dapat menjadi ekosistem ekonomi baru, mulai dari tingkat desa hingga kelurahan,” ujar Jenal Mutaqin.
Peresmian KMP Bantarjati dihadiri langsung oleh Wakil Wali Kota bersama Staf Khusus Menteri Koperasi Bidang Pembiayaan, Rudi Wijaya.
Jenal menambahkan, meskipun di awal masih menghadapi keterbatasan, kehadiran koperasi ini diharapkan dapat menjadi ladang ekonomi yang riil, serta mampu meningkatkan kesejahteraan anggota dan masyarakat sekitar.
Di tempat yang sama, Staf Khusus Menteri Koperasi, Rudi Wijaya, menekankan pentingnya aspek digitalisasi dalam pengelolaan koperasi modern. Menurutnya, digitalisasi memungkinkan kebutuhan, keanggotaan, simpanan, dan seluruh kegiatan ekonomi KMP dapat dipantau dan dikelola secara terpadu.
Rudi berharap KMP Bantarjati tidak hanya menjadi contoh di tingkat kota, tetapi juga menjadi percontohan nasional terkait inovasi, manajemen digital, dan kemandirian koperasi.
Saat ini, KMP Bantarjati melayani masyarakat melalui penyediaan kebutuhan pokok, jasa simpan pinjam, hingga layanan transaksi digital.
Ketua Koperasi Merah Putih Bantarjati, Sopian, menuturkan bahwa berdirinya koperasi ini bertujuan memacu minat masyarakat dalam berkoperasi dan mendorong percepatan perkembangan perekonomian lokal.
“Kami ingin membuktikan bahwa masyarakat Bantarjati antusias menjadi anggota koperasi. Dengan antusiasme ini, harapannya perekonomian lokal bisa berkembang pesat dan berkelanjutan,” tutup Sopian.

Tinggalkan Balasan