DEPOK, INDORAYA TODAY – Upaya mengurangi risiko banjir di kawasan Villa Pertiwi, Kelurahan Sukamaju, Kecamatan Cilodong, mulai menunjukkan progres. Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Depok melalui bidang Sumber Daya Air (SDA) menurunkan alat berat untuk menormalisasi aliran Kali Jantung yang berada di RW 15, Kelurahan Sukamaju.

Operator SDA DPUPR Depok, Dede, menjelaskan bahwa pengerukan dilakukan sebagai respons langsung atas aspirasi warga perihal banjir yang kerap melanda wilayah tersebut saat musim hujan.

“Ini berdasarkan keluhan warga, terutama memasuki musim penghujan. Kita menormalisasi Kali Jantung untuk mengurangi risiko banjir,” ujarnya saat ditemui di lokasi, Kamis (11/12/2025).

Menurutnya, pengerukan fokus pada sedimentasi yang telah menumpuk hampir satu dekade. Dalam proses pengerukan ini, DPUPR menerjunkan alat berat jenis spider serta satu unit dump truck untuk menunjang pekerjaan di lapangan.

Proses normalisasi telah dimulai sejak Senin (8/12/2025) lalu dan akan berlangsung hingga seluruh titik prioritas rampung. “Tidak ada target khusus. Kita sesuaikan kebutuhan dan permintaan warga. Mana lokasi yang dangkal dan perlu dikeruk, itu yang kita kerjakan,” tutur Dede.

Ia menambahkan, ada keterbatasan akses pada sejumlah titik akibat bangunan yang berdempetan, sehingga normalisasi hanya dapat dilakukan di dua lokasi inti.

Sementara itu, Ketua RW 15, Edi Sutjipto menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Depok atas realisasi pengerjaan tersebut. Ia menyebut, normalisasi kali ini merupakan tindak lanjut dari surat permohonan yang sebelumnya sudah dikirimkan ke pemerintah.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemkot Depok melalui Dinas PUPR. Area ini kalau hujan deras sering membanjiri pemukiman di sekitar Kali Jantung. Alhamdulillah hari ini sudah masuk tahap pengerukan terakhir,” katanya.

BACA JUGA:  Solid dan Pro-Rakyat, PDIP Depok Pastikan Program Wali Kota Supian Suri Berjalan Lancar

Ia mengungkapkan, pengerukan dilakukan sejak awal pekan di beberapa titik, mulai dari RT 4, RT 2, hingga area depan Masjid Nurul Huda. Proses ini, sambung Edi, juga tak lepas dari dukungan anggota DPRD Depok, Igun Sumarno, yang ikut mendorong percepatan penanganan.

“Harapan kami setelah normalisasi ini, genangan atau banjir di RT 1, RT 2, RT 4, dan RT 5 bisa berkurang bahkan tidak ada lagi,” ucap Edi.

Lebih lanjut, ia juga mengimbau warga menjaga kebersihan lingkungan untuk memastikan aliran air tetap berfungsi optimal. “Kami minta warga ikut merawat lingkungan, terutama saluran air. Jangan sampai ada sampah yang menyumbat dan membuat aliran kembali terhambat,” tuntas Edi.

Normalisasi ini diharapkan menjadi langkah awal mengatasi persoalan banjir musiman di kawasan tersebut, terlebih memasuki puncak musim hujan.