INDORAYATODAY.COM — Manajemen PT Aneka Tambang Tbk (Antam) memberikan klarifikasi terkait video viral yang mengeklaim telah terjadi ledakan besar di kawasan pertambangan mereka di Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor.

Antam menegaskan bahwa narasi mengenai ledakan serta adanya ratusan pekerja yang terjebak adalah informasi yang tidak benar atau hoaks.

General Manager PT Antam Unit Bisnis Pertambangan Emas (UBPE) Pongkor, Nilus Rahmat, menjelaskan bahwa peristiwa sebenarnya bukanlah ledakan, melainkan munculnya kepulan asap di salah satu lubang tambang bawah tanah.

“Video yang beredar merupakan dokumentasi penanganan kondisi teknis berupa asap di area tambang bawah tanah pada level 600 meter di bawah permukaan laut (mdpl),” kata Nilus dalam keterangan resminya.

Peristiwa tersebut terdeteksi pada pukul 00.30 WIB. Menurut Nilus, tim teknis segera melakukan penanganan sesuai prosedur keselamatan kerja (K3) yang berlaku di perusahaan.

Dia memastikan bahwa kepulan asap tersebut dapat dikendalikan dan tidak menimbulkan dampak kerusakan sebagaimana yang dinarasikan secara liar di media sosial.

Sebelumnya, sebuah video berdurasi singkat tersebar luas di berbagai platform media sosial dengan narasi yang mencemaskan. Dalam unggahan tersebut, disebutkan terjadi ledakan hebat di area pertambangan yang dikelola Antam dan mengakibatkan ratusan orang terjebak di dalam tanah.

Pihak manajemen meminta masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi kebenarannya. Antam memastikan operasional di UBPE Pongkor tetap berjalan dengan mengedepankan aspek keamanan dan keselamatan seluruh karyawan.

BACA JUGA:  Hati-hati! Baju Tersangkut Gear Motor, Pengendara di Margonda Depok Kecelakaan