DEPOK, INDORAYA TODAY – Tim Maung ASRI Kota Depok bergerak cepat menindaklanjuti laporan warga terkait lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) yang mati di Jalan Pemuda, Kecamatan Pancoran Mas. Tanpa menunggu isu tersebut viral di media sosial, tim langsung turun ke lapangan bersama UPT PJU Dinas Perhubungan Depok.

Langkah cepat itu dilakukan dalam patroli rutin Tim Maung untuk mengidentifikasi persoalan di lapangan sekaligus membuka ruang partisipasi masyarakat dalam menyampaikan laporan langsung kepada pemerintah kota.

“Kami melaksanakan patroli untuk mengidentifikasi permasalahan di lapangan serta membuka ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan laporan,” ujar Komandan Tim Maung Kota Depok, Tri Sakti Anggoro, Selasa (10/2/2026).

Tri Sakti menjelaskan, setiap laporan yang diterima Tim Maung tidak berhenti di meja aduan. Petugas langsung melakukan pengecekan ke lokasi guna memastikan kondisi sebenarnya di lapangan.

“Setiap laporan ditindaklanjuti melalui pengecekan langsung untuk menentukan apakah bisa ditangani secara mandiri atau perlu koordinasi dengan OPD terkait,” tegasnya.

Ia menambahkan, seluruh proses penanganan dilakukan secara terbuka dan hasilnya disampaikan kembali kepada pelapor sebagai bentuk transparansi pelayanan publik.

Penanganan PJU mati di Jalan Pemuda ini menjadi salah satu contoh kerja cepat Tim Maung ASRI, tim khusus yang dibentuk Pemerintah Kota Depok sebagai tindak lanjut arahan langsung Presiden RI Prabowo Subianto.

Untuk diketahui, Tim Maung ASRI merupakan kepanjangan dari Manusia Unggul, Aman, Sehat, Resik, dan Indah Depok. Tim ini dibentuk guna memperkuat kehadiran pemerintah di lapangan, terutama dalam menjaga kebersihan, keamanan, dan estetika kota.

Wali Kota Depok Supian Suri menyebut, arahan Presiden mencakup penanganan persoalan kota mulai dari sampah, baliho dan spanduk liar, hingga elemen kota yang mengganggu keselamatan masyarakat.

BACA JUGA:  Pradi Supriatna Dukung Evaluasi Dana Hibah Pesantren: Harus Tepat Sasaran dan Akuntabel

“Ada arahan langsung dari Pak Presiden terkait kebersihan kota dan kabupaten. Hari ini kami mengumumkan Tim Maung ASRI Depok,” ujar Supian, Senin (9/2/2026).

Supian menegaskan, Tim Maung dibentuk agar Pemkot tidak lagi bergantung pada laporan viral di media sosial untuk mengetahui kondisi lapangan. Pemerintah, kata dia, harus hadir lebih cepat dari keluhan publik.

“Kita ingin memaksimalkan layanan ke masyarakat. Harapannya, kita bisa lebih awal mengetahui kondisi lapangan dibandingkan masyarakat,” pungkas Supian.