INDORAYATODAY.COM  – Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, meresmikan pengoperasian “Ambulans Andalan” hasil inisiatif PWI Kota Bogor pada Rabu (11/2/2026).

Langkah ini dipandang sebagai bukti nyata bahwa pelayanan kesehatan masyarakat merupakan tanggung jawab kolaboratif antara pemerintah dan seluruh elemen masyarakat, termasuk insan pers.

Dalam peresmian yang berlangsung di tengah rangkaian peringatan Hari Pers Nasional (HPN) dan HUT ke-80 PWI tersebut, Jenal Mutaqin menekankan bahwa kehadiran unit ambulans ini menjadi solusi konkret bagi kebutuhan darurat warga Bogor yang memerlukan layanan transportasi medis secara cepat dan gratis.

Kolaborasi untuk ‘Bogor Beres’ Jenal menegaskan, visi “Bogor Beres” yang diusungnya bersama Wali Kota Dedie A. Rachim tidak akan tercapai tanpa sinergi lintas sektor. Ia memberikan apresiasi tinggi kepada para jurnalis yang tidak hanya tajam dalam memberikan kritik, tetapi juga turun tangan memberikan aksi nyata bagi kemanusiaan.

“Bogor Beres bukan hanya tanggung jawab Dedie-Jenal, tetapi tugas kita semua. Pemerintah, DPRD, insan pers, hingga dunia usaha harus bahu-membahu. Peluncuran ambulans ini adalah bukti bahwa pers juga hadir memberi solusi bagi kebutuhan masyarakat,” ujar Jenal Mutaqin.

Pers sebagai Pilar Solusi Sosial Ketua DPRD Kota Bogor, Adityawarman Adil, yang turut mendampingi dalam peresmian tersebut, memuji inovasi dan gebrakan yang dilakukan. Senada dengan Jenal, ia menilai PWI Kota Bogor berhasil menunjukkan eksistensi yang positif melalui kegiatan yang bersifat kolaboratif dan sinergis.

Sementara itu, Ketua PWI Kota Bogor, Herman Indrabudi, menyatakan bahwa semangat “Pers Sehat, Ekonomi Berdaulat, Bangsa Kuat” menjadi landasan di balik hadirnya layanan ambulans tersebut. Kehadiran unit ini diharapkan dapat mempercepat akses layanan kesehatan, terutama bagi keluarga prasejahtera di wilayah Kota Bogor.

BACA JUGA:  Menjelang 100 Hari Kerja, Wakil Wali Kota Bogor Ingatkan ASN untuk Cintai Kota

Bagi Jenal Mutaqin, peresmian ambulans ini bukan sekadar seremoni, melainkan momentum penting untuk memperkuat semangat gotong royong di Kota Hujan. Kepedulian sosial yang ditunjukkan oleh insan pers ini diharapkan menjadi pemacu bagi institusi lain untuk turut berkontribusi dalam membangun ketahanan sosial warga Bogor.