DEPOK, INDORAYA TODAY – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Depok kembali mencuri perhatian. Bukan karena menu makanannya semata, melainkan secarik kertas berisi pesan haru dari para pelajar yang ditemukan di dalam ompreng usai santap siang, Jumat (13/2/2026).

Tulisan-tulisan sederhana itu menjadi bukti bahwa program MBG yang disuplai dari dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kukusan Beji-2 mendapat respons positif dari siswa. Pesan-pesan tersebut ditemukan langsung oleh tim pengelola saat mengumpulkan kembali ompreng MBG.

Salah satu pesan yang tertulis berbunyi, “Enak Ngenakin Banget. Next mau Dimsum ya. I Love You MBG.” Ada pula siswa yang menulis, “Sharwamanya enak! Request buahnya ganti dong.. bosen sama pisang, ganti ke apel/anggur gitu. Request juga mau ayam geprek hehe hehe hehe.”

Tak hanya itu, sejumlah catatan lain juga bernada apresiatif, seperti “Enang Banget. Next Ayam geprek”, “Terimakasih Kebabnya. MBG Hari ini enak”, hingga “MBG Sering sering ya.” Bahkan ada tulisan singkat yang menyebut, “Ranting MBG 100 % enak banget” dan “Terimakasih MBG hari ini.”

Pengelola dapur SPPG Kukusan Beji-2 yang juga pengurus Yayasan Bekah Iman Nafian, Erawati Fitriyani Adji, mengatakan pesan-pesan tersebut menjadi penyemangat bagi timnya untuk terus meningkatkan kualitas layanan MBG.

“Catatan kecil dari anak-anak ini sangat menyentuh. Artinya mereka menikmati dan memperhatikan menu yang kami sajikan,” ujar Erawati, menanggapi temuan secarik kertas dari ompreng MBG.

Ia menegaskan, pihaknya berkomitmen menjaga mutu makanan sekaligus mendengar masukan siswa. Menurutnya, respons jujur dari pelajar menjadi evaluasi penting agar program MBG semakin tepat sasaran.

Pada Jumat (13/2/2026), dapur SPPG Kukusan Beji-2 menyajikan menu kebab tortilla, ayam suir, nugget tahu, selada, timun, serta jeruk Medan. Menu tersebut didistribusikan kepada pelajar SMPN 2026 Depok sebagai bagian dari program pemenuhan gizi.

BACA JUGA:  Terungkap! Siapa yang Akan Jadi Sekda Depok Siang Ini?

Erawati berharap program MBG di Depok terus memberi manfaat nyata bagi siswa. Ia menilai, secarik kertas yang terselip di ompreng bukan sekadar catatan, tetapi pesan tulus yang menegaskan program ini diterima dengan hangat oleh para pelajar.