INDORAYATODAY.COM, DEPOK – SMK Forward Nusantara (Fornus) memberikan penghargaan kepada siswa kelas X dan XI dalam ajang Business Competition Arli Kurnia Award yang digelar Jumat (13/2/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya sekolah memperkuat kompetensi kewirausahaan peserta didik.

Kompetisi berlangsung selama tiga bulan dengan proses penjurian oleh tim mentor bisnis Arli Kurnia. Seluruh peserta mendapatkan sertifikat, sementara piala diberikan kepada kelompok terbaik pada kategori Junior Competition (kelas X), Senior Competition (kelas XI), serta Juara Favorit berdasarkan penilaian dan keterlibatan di media sosial TikTok.

Acara dilaksanakan secara luring dan terhubung melalui Zoom bersama Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) wilayah Indonesia Timur, khususnya Nusa Tenggara Timur. Kegiatan juga dihadiri Koordinator Pengawas KCD Wilayah 2 Kota Depok, H. Syahaiki.

Dalam sambutannya, Syahaiki mengapresiasi capaian siswa yang dinilai mampu menunjukkan potensi sebagai pebisnis muda.

“Baru kali ini saya melihat anak SMK mendapatkan penghargaan sebagai pebisnis. Ini menjadi penyemangat,” ujarnya.

Ia menekankan pentingnya perencanaan usaha yang matang, ketangguhan, serta pemilihan produk yang relevan dengan kebutuhan pasar agar memiliki peluang laku.

Kepala SMK Forward Nusantara, Danan Wuryanto Pramono menyatakan, kompetisi tersebut merupakan bagian dari strategi sekolah untuk mengubah orientasi lulusan SMK. Jika sebelumnya dikenal dengan konsep BMW (Bekerja, Melanjutkan, Wirausaha), kini sekolah menempatkan kewirausahaan sebagai prioritas utama melalui konsep BBM (Berwirausaha, Bekerja, Melanjutkan).

Menurutnya, siswa kelas XII difokuskan pada program pemagangan selama satu tahun di dunia industri, sementara penguatan materi dan praktik bisnis diberikan sejak kelas X dan XI.

Selama kompetisi, siswa mendapat pembinaan dari inkubator bisnis di Jakarta, mulai dari teknik pemasaran, live streaming, hingga pengembangan kepercayaan diri dalam berjualan. Pendampingan juga dilakukan oleh Arli Kurnia yang dikenal aktif membimbing pengembangan produk mandiri.

BACA JUGA:  Deflasi di Aceh, Sumut, dan Sumbar Disebut Dampak Percepatan Pemulihan Infrastruktur

Melalui Business Competition Arli Kurnia Award, SMK Fornus mendorong siswa memiliki kemampuan berwirausaha sejak dini. Program ini diharapkan mampu melahirkan lulusan yang tidak hanya siap bekerja, tetapi juga mampu menciptakan lapangan pekerjaan. ***