INDORAYATODAY.COM, JAKARTA – Anggota Komisi III DPR RI Bambang Soesatyo menilai Presiden RI Prabowo Subianto menunjukkan kepemimpinan inklusif dengan merangkul pihak yang sebelumnya menjadi lawan politik. Langkah tersebut dinilai sebagai upaya meredam polarisasi pascapemilu sekaligus memperkuat persatuan nasional.

Pernyataan itu disampaikan Bambang dalam peluncuran buku Prabowo: Politik Akal Sehat Tanpa Panggung di kawasan Senayan, Jakarta, Minggu (15/2/2026). Ia menilai keputusan Presiden memberikan ruang kepada tokoh yang pernah berseberangan menjadi contoh pendekatan rekonsiliatif dalam politik.

“Kita lihat kemampuan beliau untuk mempersatukan perbedaan-perbedaan yang ada,” ujar Bambang.

Ia mencontohkan pemberian abolisi kepada eks Menteri Perdagangan Tom Lembong dan amnesti kepada Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto yang sebelumnya berada di kubu berbeda pada Pilpres 2025.

Menurut Bambang, kebijakan tersebut menunjukkan keberanian politik untuk mengakhiri ketegangan dan membuka ruang kerja sama.

Selain dinamika domestik, Bambang juga menyoroti sikap Prabowo dalam mendukung inisiatif Dewan Perdamaian yang digagas Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Ia menilai langkah itu sebagai strategi menjaga keseimbangan hubungan internasional.

“Barangkali ini adalah cara beliau untuk memberikan keseimbangan dan menjaga independensi kita sebagai negara yang netral,” katanya.

Bambang menambahkan, Presiden juga mendorong parlemen mengkaji sistem politik yang tidak berbiaya tinggi. Upaya tersebut bertujuan menciptakan demokrasi yang lebih substansial dan mengurangi praktik transaksional dalam kontestasi politik.

“Sehingga kita berjalan dalam demokrasi yang substansial, bukan demokrasi yang transaksional,” ujarnya.

Bambang menilai langkah rekonsiliasi politik, sikap netral di panggung global, serta dorongan reformasi sistem politik menjadi bagian dari pendekatan Presiden Prabowo dalam memperkuat stabilitas nasional dan kualitas demokrasi. ***

BACA JUGA:  Prabowo Dapat Dukungan Akademisi Atas Sikap Tegasnya terhadap Palestina