INDORAYATODAY.COM  – Ketua MPR RI Ahmad Muzani menekankan pentingnya percepatan penyediaan hunian sementara (huntara) bagi warga terdampak bencana tanah gerak di Desa Padasari, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal. Hal ini mendesak dilakukan mengingat masyarakat akan segera memasuki bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah.

Dalam kunjungannya ke lokasi bencana pada Senin (16/2/2026), Ahmad Muzani meninjau langsung kondisi medan yang ekstrem menggunakan kendaraan roda dua khusus karena infrastruktur jalan desa yang terputus. Turut mendampingi dalam rombongan tersebut, Bupati Tegal Ischak MR serta sejumlah anggota DPR RI lintas fraksi.

“Prioritas jangka pendek adalah menyiapkan huntara. Apalagi kita menghadapi bulan Ramadhan dan Lebaran. Warga memerlukan tempat yang lebih layak untuk menjalankan ibadah dengan tenang,” ujar Muzani saat meninjau pengungsian.

Selain infrastruktur tempat tinggal, Muzani memberikan perhatian khusus pada ketersediaan logistik dan kebutuhan dasar para pengungsi. Ia meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tegal untuk memastikan pasokan air bersih, obat-obatan, serta bahan pangan mencukupi selama satu bulan penuh ke depan.

Muzani menilai, penanganan awal yang dilakukan oleh Pemkab Tegal, TNI, Polri, serta tokoh masyarakat setempat sudah berjalan dengan baik, terutama dalam memprioritaskan keselamatan jiwa penduduk dari ancaman bencana susulan.

“Keselamatan manusia adalah nilai tertinggi. Sinergi antara aparat dan alim ulama dalam mengedukasi masyarakat agar bersedia dievakuasi ke tempat aman merupakan langkah yang patut diapresiasi,” tuturnya.

Di tengah curah hujan yang masih tinggi, Ketua MPR juga mengimbau masyarakat yang tinggal di zona rawan bencana untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan. Ia berharap koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah dapat terus ditingkatkan agar proses transisi dari pengungsian ke huntara dapat berjalan tepat waktu.

BACA JUGA:  Ketua MPR Ahmad Muzani Ajak Kawal Anggaran Pendidikan 20 Persen

Muzani menegaskan bahwa negara harus hadir untuk memastikan warga terdampak tetap dapat merasakan suasana Ramadhan yang khidmat meski tengah berada dalam ujian bencana alam.