INDORAYATODAY.COM – Tepat satu tahun masa kepemimpinan Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, dan Wakil Wali Kota, Jenal Mutaqin, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menggelar Rapat Pimpinan (Rapim) evaluasi di Bumi Ageung Batutulis, Bogor Selatan, Jumat (20/2/2026).
Pertemuan ini menjadi momentum refleksi atas program kerja yang telah berjalan sejak pelantikan keduanya di Istana Negara pada 20 Februari 2025 lalu.
Kepala Bidang Keterbukaan Informasi Publik (KIP) Diskominfo Kota Bogor, Dian Intania, mengonfirmasi bahwa agenda utama Rapim tersebut adalah evaluasi menyeluruh terhadap kinerja pemerintahan Dedie-Jenal.
“Betul, hari ini dilaksanakan Rapim evaluasi satu tahun pemerintahan di Bumi Ageung Batutulis yang dihadiri langsung oleh pimpinan daerah dan pejabat struktural,” ujarnya.
Dalam setahun perjalanannya, duet Dedie-Jenal telah melakukan langkah berani dengan merombak 245 posisi jabatan di lingkungan Pemkot Bogor. Penataan ini mencakup pejabat tinggi pratama, administrator, pengawas, fungsional, hingga kepala sekolah dan kepala puskesmas. Langkah tersebut diambil guna menyegarkan roda organisasi demi pelayanan publik yang lebih optimal.
Dari sisi infrastruktur, penyelesaian akses jalur Batutulis di Kecamatan Bogor Selatan menjadi prioritas utama. Proyek ini sangat krusial karena menghubungkan empat kelurahan yang sebelumnya terisolasi atau terdampak bencana longsor. Pemerintah fokus pada percepatan pembebasan lahan serta pembangunan trase jalan baru untuk menjamin mobilitas warga.
Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menekankan pentingnya sinergi antara kebijakan daerah dengan instruksi pemerintah pusat. Merujuk pada arahan Presiden Prabowo Subianto dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) beberapa waktu lalu, Dedie menggarisbawahi tiga poin utama:
Pelestarian Lingkungan: Menjaga kebersihan kota secara konsisten. Ketertiban Umum: Penataan Pedagang Kaki Lima (PKL) agar lebih rapi dan manusiawi. Transportasi: Pembenahan serta penataan sistem transportasi publik guna mengurangi kemacetan.
“Saya juga meminta para lurah untuk lebih mengenal warganya secara mendalam. Pelayanan yang baik dimulai dari kedekatan pemimpin wilayah dengan rakyatnya,” tegas Dedie dalam arahannya.

Tinggalkan Balasan