INDORAYATODAY.COM – Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, mengajak Pengurus Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) se-Kota Bogor untuk bersinergi dan berkolaborasi aktif dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor, terutama dalam menangani isu-isu prioritas daerah.
Hal ini disampaikan Jenal Mutaqin saat pelantikan pimpinan ranting Fatayat NU se-Kota Bogor di Gedung DPRD Kota Bogor, Minggu (7/12/2025).
Jenal Mutaqin menegaskan bahwa Pemkot Bogor sangat terbuka terhadap semua organisasi yang memiliki tujuan membangun Kota Bogor.
“Kami membuka seluas-luasnya. Mau berbuat apa dan mau melakukan apa, selama tujuannya untuk masyarakat. Balai Kota siap menerima Fatayat NU untuk berkolaborasi,” tegasnya.
Ia menyebutkan dua program utama yang menjadi fokus Pemkot saat ini, yaitu pengentasan kemiskinan dan penurunan angka stunting.
“Peran Fatayat NU sangat kami harapkan. Kolaborasi yang maksimal kami tunggu, terutama dalam menyampaikan informasi kepada aparat setempat,” tambahnya.
Menurut Jenal Mutaqin, bantuan kepada masyarakat tidak selalu berupa materi, tetapi juga bisa melalui aksi dan tindakan langsung di tengah masyarakat.
Selain aspek sosial, Fatayat NU juga diharapkan dapat berperan dalam mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Upaya ini penting sebagai dukungan Pemkot untuk meraih kembali Piala Adipura.
“Mustahil (Piala Adipura) bisa kita dapatkan jika tidak dibantu oleh masyarakat. Untuk itu, perlu peran dari warga masyarakat,” tutup Jenal Mutaqin.

Tinggalkan Balasan