INDORAYATODAY.COM, DEPOK – Anggota DPRD Kota Depok Edi Masturo melibatkan pemuda Karang Taruna dalam kegiatan Reses Masa Sidang I Tahun 2026 di Kelurahan Rangkapanjaya, Kecamatan Pancoranmas. Ia mendorong pemuda memanfaatkan alokasi dana Rp10 juta per RW untuk kegiatan produktif.
Mayoritas peserta reses berasal dari perwakilan 19 Karang Taruna tingkat kecamatan. Edi mengatakan keterlibatan pemuda dalam forum reses penting untuk menyerap aspirasi sekaligus memperkuat peran mereka dalam pembangunan wilayah.
Menurut dia, Pemerintah Kota Depok bersama DPRD telah menyediakan anggaran Rp10 juta per RW setiap tahun yang dapat dimanfaatkan untuk program pemberdayaan masyarakat, termasuk kegiatan Karang Taruna.
“Kalian punya minat, bakat, dan potensi. Dana Rp10 juta per RW bisa dimanfaatkan untuk kegiatan produktif seperti peternakan, pertanian, dan usaha lainnya,” ujar Edi.
Ketua Fraksi Gerindra DPRD Depok itu menegaskan Rangkapanjaya menjadi wilayah prioritas pembinaan bagi dirinya. Ia berkomitmen mendukung program kepemudaan agar lebih terarah dan berkelanjutan.
Edi mengajak pemuda menjaga kekompakan organisasi serta memanfaatkan peluang anggaran secara maksimal. Ia menilai peran Karang Taruna penting dalam menggerakkan kegiatan sosial dan ekonomi di tingkat lingkungan.
Ketua Karang Taruna Rangkapanjaya Mohammad Ilham menyambut positif pelibatan pemuda dalam forum reses. Ia menilai langkah tersebut memberikan ruang bagi generasi muda untuk berpartisipasi dalam perencanaan program pembangunan.
Menurut dia, alokasi dana Rp10 juta per RW yang direncanakan dapat menjadi modal awal untuk kegiatan produktif pemuda jika dikelola secara tepat.
“Ke depan kami harus bergerak memanfaatkan alokasi dana tersebut untuk kegiatan yang bermanfaat,” katanya.
Melalui reses tersebut, DPRD Depok berharap pemuda Karang Taruna mampu berperan aktif dalam pembangunan lingkungan. Pemanfaatan anggaran secara produktif dinilai dapat mendorong kemandirian ekonomi sekaligus memperkuat kegiatan sosial di masyarakat.

Tinggalkan Balasan