DEPOK, INDORAYA TODAY – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Depok kembali menunjukkan sisi humanis dalam pelayanannya. Bukan memadamkan api, kali ini petugas menjadi tumpuan harapan seorang anak yang kebingungan menolong orangtuanya.

Peristiwa ini terjadi pada Senin (2/3/2026), ketika Pos Damkar Merdeka menerima panggilan darurat dari seorang warga yang meminta bantuan evakuasi medis di dalam rumah.

Kepala Bidang Pengendalian Operasional dan Penyelamatan DPKP Kota Depok, Tesy Haryati, mengonfirmasi bahwa pihaknya menerjunkan personel untuk membantu seorang pasien obesitas dengan berat badan estimasi mencapai 150 kilogram.

“Kami menerima laporan evakuasi pasien yang terjatuh. Pelapor adalah anak dari pasien tersebut yang merasa tidak sanggup mengangkat ayahnya kembali ke tempat tidur,” ujar Tesy. Selasa (3/3/2026).

Berdasarkan keterangan pelapor, sang ayah yang tengah menjalani masa pemulihan pasca-operasi sedang berlatih berjalan di dalam rumah. Namun, nahas, sang ayah kehilangan keseimbangan dan terjatuh ke lantai.

Kondisi rumah yang sepi, hanya ada pelapor dan sang ayah, membuat situasi menjadi sulit. Mengingat bobot tubuh pasien yang cukup besar, sang anak tidak mampu mengangkat ayahnya sendirian. Dalam kondisi panik dan haru, ia memutuskan menghubungi petugas Damkar sebagai jalan keluar terakhir.

“Pasien terjatuh saat belajar jalan pasca operasi. Karena pelapor hanya berdua dengan bapaknya, dia meminta bantuan petugas untuk mengembalikan posisi ayahnya ke tempat tidur,” lanjut Tesy.

Setibanya di lokasi, sejumlah petugas dengan sigap melakukan evakuasi dengan teknik pengangkatan yang aman guna menghindari cedera tambahan pada pasien yang baru saja dioperasi.

Tesy menekankan bahwa layanan Damkar saat ini memang tidak terbatas pada pemadaman kebakaran saja, tetapi juga mencakup aksi penyelamatan non-kebakaran (rescue) yang menyangkut keselamatan nyawa dan kedaruratan warga.

BACA JUGA:  Viral Mata Elang Berulah, Polres Depok Gelar Razia Debt Collector

“Petugas di lapangan selalu siap siaga, termasuk untuk hal-hal yang bersifat kemanusiaan seperti ini. Kami bersyukur pasien bisa kembali beristirahat di tempat tidurnya dengan aman,” pungkasnya.