DEPOK, INDORAYA TODAY – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Depok menyiapkan strategi prioritas untuk menghadapi persoalan banjir dan kemacetan yang masih menjadi perhatian utama warga.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala DPUPR Depok, Yodi Joko Bintoro, menjelaskan, langkah pengurangan kemacetan dilakukan secara bertahap dan terintegrasi dengan program rekonstruksi jalan di beberapa titik strategis.

“Strategi penanganan kemacetan dilakukan melalui rekonstruksi jalan serta langkah-langkah teknis lainnya untuk mengurai kepadatan kendaraan,” ujarnya dilansir dari situs resmi Pemkot Depok, Selasa (3/3/2026).

Selain kemacetan, penanganan banjir juga menjadi fokus utama. DPUPR akan menata dan memperkuat sistem drainase secara menyeluruh, terutama di kawasan rawan genangan.

Program ini selaras dengan visi dan komitmen Wali Kota Depok untuk mengurangi risiko banjir di permukiman maupun jalur utama kota.

“Penguatan drainase, normalisasi dan rehabilitasi sungai, serta pembangunan sarana resapan air menjadi prioritas. Upaya ini untuk meningkatkan daya tampung air dan meminimalkan limpasan saat hujan deras,” jelas Yodi.

Tak hanya itu, DPUPR juga menyiapkan agenda strategis lain pada 2027, termasuk pengembangan infrastruktur perkotaan, penataan utilitas seperti penurunan kabel udara, serta peningkatan kualitas sarana dan prasarana publik.

Melalui program tersebut, DPUPR optimistis kualitas infrastruktur di Depok akan meningkat, berdampak pada kenyamanan dan kualitas hidup masyarakat.

“Dengan perencanaan matang dan pelaksanaan terintegrasi, kami berharap pembangunan infrastruktur dapat berjalan efektif serta menjawab kebutuhan masyarakat,” tuntasnya.

BACA JUGA:  Atasi Masalah Pengaliran Air, Tirta Asasta Depok Luncurkan Layanan Cepat Tanggap