DEPOK, INDORAYA TODAY – Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Menengah (DKUM) Kota Depok menegaskan komitmennya untuk mendorong UMKM di Kota Depok agar naik kelas. Hal ini disampaikan Kepala DKUM, Mohamad Thamrin, saat menghadiri acara buka puasa bersama BPC HIPMI Kota Depok di De Clan Resto, Pancoran Mas, Rabu (4/3/2026).

Menurut Thamrin, sektor UMKM saat ini menjadi tulang punggung ekonomi Kota Depok. Kontribusinya terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) kota bahkan mencapai sekitar 60 persen. “Tanpa intervensi besar pun, UMKM sudah menjadi pilar penting perekonomian Depok,” ujarnya.

Thamrin menuturkan, perhatian terhadap UMKM semakin penting pascapandemi COVID-19. Sektor ini terbukti mampu bertahan dibandingkan sektor lainnya. UMKM, terutama di sektor kuliner, mampu melayani kebutuhan masyarakat melalui sistem pemesanan jarak jauh dan pembayaran digital.

“Kehidupan masyarakat tetap membutuhkan produk UMKM. Mereka bisa memesan makanan atau produk lainnya dari rumah, dan ini membuat UMKM tetap berjalan selama pandemi,” jelasnya.

Selain mempertahankan usaha, DKUM juga fokus mengembangkan UMKM agar bisa naik kelas. Thamrin menegaskan, pengembangan ini tidak hanya mencakup aspek produksi, tapi juga pemasaran dan manajemen usaha.

Sinergi dengan HIPMI Kota Depok menjadi salah satu langkah strategis untuk mendorong UMKM. Melalui kerja sama ini, pelatihan kewirausahaan bagi generasi muda menjadi prioritas. “Kami ingin menanamkan jiwa entrepreneurship sejak dini, agar anak muda bisa berkontribusi pada ekonomi lokal,” kata Thamrin.

HIPMI Kota Depok, menurut Ketua BPC HIPMI Ardian Fajar Prastyawan, juga berkomitmen mendukung pengembangan UMKM. Ardian menegaskan, kepengurusan HIPMI akan fokus pada dua agenda besar: penguatan internal organisasi dan kontribusi nyata bagi pelaku UMKM.

“Program pertama tentu adalah penguatan internal anggota agar mereka lebih cerdas dan mampu berkolaborasi. Selanjutnya, program eksternal akan langsung berdampak pada pelaku UMKM,” ujar Ardian.

BACA JUGA:  Baru 10 Bulan Menjabat, Perubahan Era Supian Suri Mulai Dirasakan Warga Depok

Ia menambahkan, banyak anggota HIPMI yang telah berpengalaman membangun usaha. Pengalaman ini akan dimanfaatkan untuk membina dan mendampingi UMKM agar lebih profesional dan berdaya saing.

Ardian menegaskan, dalam tiga tahun ke depan HIPMI Depok menargetkan UMKM mampu naik kelas. “Kita ingin menjadi kontributor terbesar bagi UMKM di Depok, agar ekonomi lokal semakin berkembang,” katanya.

Selain itu, HIPMI juga membuka peluang rekrutmen pengurus baru untuk memperkuat struktur organisasi. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas organisasi sekaligus memberikan manfaat bagi perkembangan usaha anggota dan masyarakat Depok.

Dengan sinergi antara DKUM dan HIPMI, diharapkan UMKM di Depok tidak hanya bertahan, tapi juga berkembang dan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal secara signifikan.