INDORAYATODAY.COM, DEPOK – Pemerintah Kota Depok menyatakan dukungan terhadap rencana pembangunan rumah susun bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di Kelurahan Tirtajaya, Kecamatan Sukmajaya. Program tersebut menjadi salah satu upaya pemerintah dalam mengurangi kekurangan hunian yang masih tinggi di Kota Depok.

Wali Kota Depok Supian Suri menjelaskan bahwa rencana pembangunan rusun tersebut merupakan bagian dari program pemerintah pusat untuk menyediakan hunian bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Hal tersebut disampaikan Supian usai mengikuti pertemuan bersama Menteri Komunikasi dan Digital serta Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman terkait pemanfaatan lahan milik pemerintah.

Menurutnya, pembangunan perumahan dengan konsep rumah tapak dinilai sulit diterapkan di Kota Depok karena keterbatasan lahan.

“Untuk Kota Depok, untuk rumah yang sifatnya landed atau perumahan di bawah itu sepertinya tidak memungkinkan. Sehingga polanya untuk Depok adalah rusun, rusun MBR atau rusun bersubsidi,” ujar Supian Suri, Rabu (11/3/2026).

Ia menjelaskan bahwa terdapat lahan milik Kementerian Komunikasi dan Digital seluas sekitar 45 hektare di kawasan Kelurahan Tirtajaya, Kecamatan Sukmajaya yang akan dimanfaatkan untuk pembangunan hunian tersebut.

Lahan tersebut, kata Supian, telah diserahkan oleh Kementerian Komunikasi dan Digital kepada Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman untuk mendukung program pembangunan rusun bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Pemerintah Kota Depok menyatakan siap memberikan dukungan terhadap realisasi pembangunan rusun tersebut, termasuk dalam aspek koordinasi dan percepatan pelaksanaan program.

Supian menilai pembangunan rusun MBR dapat menjadi salah satu solusi untuk mengatasi tingginya kebutuhan hunian bagi masyarakat di Kota Depok.

Ia mengungkapkan bahwa backlog atau kekurangan rumah di Kota Depok saat ini masih mencapai sekitar 170 ribu unit.

“Kalau seandainya rusun awal ini menjadi salah satu alternatif jawaban terhadap kekurangan hunian yang belum dimiliki oleh warga Depok, mudah-mudahan ini bisa membantu mengatasi kebutuhan rumah bagi warga yang membutuhkan,” katanya.

BACA JUGA:  Prediksi Wali Kota Supian Suri: Garuda Muda Sikat Vietnam 2-1 di Final Piala AFF U-23

Dengan memanfaatkan lahan milik pemerintah pusat, pembangunan rusun MBR diharapkan dapat menjadi langkah strategis dalam menyediakan hunian terjangkau bagi masyarakat berpenghasilan rendah di Kota Depok.

Pemkot Depok juga berharap program tersebut dapat membantu mengurangi backlog perumahan sekaligus meningkatkan akses masyarakat terhadap hunian yang layak.