INDORAYATODAY.COM, DEPOK – Wali Kota Depok Supian Suri menyambut positif penandatanganan kerja sama pembangunan fasilitas pengolahan sampah menjadi energi listrik (PSEL) di Jawa Barat. Ia berharap program ini menjadi solusi konkret bagi persoalan sampah, khususnya di Kota Depok.
Pernyataan tersebut disampaikan Supian melalui akun Instagram pribadinya usai menghadiri penandatanganan nota kesepahaman pembangunan PSEL di Jakarta, Selasa (7/4/2026).
“Alhamdulillah, Jawa Barat akan memiliki sistem pengolahan sampah berbasis teknologi ramah lingkungan menjadi energi listrik (PSEL),” ujar Supian.
Ia menjelaskan, kerja sama tersebut melibatkan delapan kepala daerah di Jawa Barat yang tergabung dalam dua kawasan aglomerasi, yakni Bandung Raya serta Bogor–Depok.
Kegiatan tersebut dipimpin oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, sebagai tindak lanjut pengelolaan sampah di wilayah dengan timbunan lebih dari 1.000 ton per hari.
Supian juga menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Lingkungan Hidup atas dukungan terhadap program tersebut.
“Semoga ini menjadi semangat kita semua untuk penyelesaian sampah di Jawa Barat, khususnya Kota Depok,” katanya.
Sebelumnya, Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq menyebut penandatanganan ini merupakan langkah cepat pemerintah daerah dalam menindaklanjuti arahan Prabowo Subianto terkait pengelolaan sampah berbasis teknologi waste to energy.
“Kami mengucapkan terima kasih atas respons cepat dari Pemprov Jawa Barat dan seluruh kabupaten/kota,” ujar Hanif.
Ia menjelaskan, kebijakan tersebut mengacu pada Peraturan Presiden Nomor 109 Tahun 2025 yang mendorong daerah dengan volume sampah tinggi untuk segera mengadopsi teknologi pengolahan menjadi energi listrik.
Hanif menambahkan, penanganan sampah kini menjadi salah satu prioritas nasional, sehingga diperlukan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah.
Pembangunan PSEL di Jawa Barat diharapkan menjadi solusi jangka panjang dalam pengelolaan sampah sekaligus mendukung penyediaan energi terbarukan. Pemerintah daerah, termasuk Depok, optimistis program ini dapat meningkatkan kualitas lingkungan dan pelayanan publik. ***

Tinggalkan Balasan