DEPOK, INDORAYA TODAY – Puncak perayaan Lebaran Depok 2026 dipastikan bakal berlangsung meriah dengan suguhan arak-arakan atau pawai budaya yang menampilkan keberagaman pakaian adat dari seluruh penjuru Nusantara. Kegiatan ini dijadwalkan digelar pada Sabtu, 9 Mei 2026 mulai pukul 06.30 WIB hingga selesai.
Rute pawai budaya akan dimulai dari BCI Al-Azhar Grand Depok City (GDC) dan menjadi salah satu agenda utama yang paling ditunggu masyarakat dalam rangkaian Lebaran Depok 2026.
Ketua Panitia Lebaran Depok 2026, Hamzah, mengatakan bahwa konsep pawai tahun ini sengaja dikemas lebih besar dengan menonjolkan kekayaan budaya Indonesia melalui kostum adat yang dikenakan para peserta dari perangkat daerah dan komunitas.
“Arak-arakan Lebaran Depok 2026 akan menampilkan pakaian adat dari berbagai pulau di Indonesia. Ini sesuai dengan tema ‘Depok Rumah Kita’ dimana menjadi simbol kebersamaan dan keberagaman yang ada di Kota Depok,” ujar Hamzah seusai menghadiri rapat panitia Lebaran Depok, di Balai Kota, Senin (13/4/2026).
Dalam pelaksanaannya, setiap organisasi perangkat daerah (OPD) dan komunitas akan mengenakan pakaian adat sesuai pembagian wilayah pulau di Indonesia. Sementara untuk tingkat kecamatan akan mengenakan pakaian adat Betawi sebagai ciri khas daerah penyangga Jakarta.
Untuk pembagian kostum, Pulau Sumatera akan diisi oleh Kesbangpol, Disporyata, DPMPTSP, Damkar, serta PT Tirta Asasta. Pulau Kalimantan melibatkan Sekretariat DPRD, Satpol PP, Dinas Tenaga Kerja, DP3AP2KB, dan DPUPR.
Sementara itu, Pulau Jawa akan diwakili Inspektorat Daerah, Dinas Pendidikan, DKUM, Dinas Sosial, serta RSUD Khidmat Sehat Afiat (KiSA). Untuk Pulau Sulawesi diisi BKD, Dinas Kesehatan, DKP3, dan DLHK.
Adapun Pulau Nusa Tenggara dan Maluku akan diwakili BKPSDM, Disrumkim, Diskominfo, dan Dishub. Sedangkan Pulau Papua akan melibatkan Bapperida, Disdukcapil, Disdagin, Diskarpus, serta RSUD Anugerah Sehat Afiat (ASA).
Selain parade kostum adat, Lebaran Depok 2026 juga akan dimeriahkan dengan berbagai pertunjukan seni budaya seperti Reog Ponorogo, ogoh-ogoh, serta sejumlah kesenian tradisional lainnya yang siap menghibur masyarakat.

Tinggalkan Balasan