DEPOK, INDORAYA TODAY – Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Depok menyatakan kesiapan mendukung Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dalam menyinkronkan data pemilih pemula, khususnya dari kalangan pelajar yang telah memenuhi syarat usia.

Komitmen tersebut mengemuka dalam audiensi antara Bawaslu Kota Depok dan Disdik Depok di Balai Kota Depok, Selasa (28/4/2026), yang membahas penguatan pengawasan partisipatif melalui pemilih pemula.

Fokus utama pembahasan adalah pemutakhiran data pemilih berkelanjutan sesuai Peraturan Bawaslu (Perbawaslu) Nomor 1 Tahun 2025, dengan memastikan pelajar berusia 17 tahun masuk dalam Daftar Pemilih Berkelanjutan (DPB).

Anggota Bawaslu Depok, Sulastio, menegaskan bahwa koordinasi lintas instansi menjadi langkah strategis dalam memastikan validitas data pemilih pemula.

“Koordinasi ini penting sebagai langkah awal untuk sinkronisasi data pelajar yang telah memenuhi syarat sebagai pemilih. Kami ingin memastikan mereka terdata dengan baik dalam DPB,” ujar Sulastio.

Ia mengakui adanya keterbatasan kewenangan Disdik Depok yang hanya mencakup jenjang SMP, sementara SMA berada di bawah kewenangan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Meski demikian, upaya kolaborasi tetap dinilai penting untuk memperkuat basis data pemilih pemula dari tingkat pendidikan yang berada di bawah kewenangan pemerintah kota.

Di sisi lain, Anggota Bawaslu Depok, Roberto Rossi, mengungkapkan bahwa pihaknya tahun ini mendapatkan dukungan hibah dari Pemerintah Kota Depok.

Dana tersebut akan digunakan untuk menyelenggarakan sosialisasi pendidikan politik bagi pemilih pemula, guna meningkatkan kesadaran generasi muda terhadap pentingnya pengawasan pemilu.

Plt Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Depok, Muhamad Yusuf, menyambut positif langkah tersebut dan menegaskan kesiapan pihaknya untuk berkontribusi dalam penyediaan data.

“Kami siap mendukung dengan menyediakan data pelajar tingkat SMP yang telah berusia 17 tahun, agar bisa disinkronkan sebagai pemilih pemula,” kata M. Yusuf.

BACA JUGA:  Disnaker Depok Gelar Seleksi Peserta Pelatihan Kerja 2025, Ini Jadwal Lengkapnya

Ia juga menilai program sosialisasi pendidikan politik sangat penting dalam membangun kesadaran demokrasi sejak dini di kalangan pelajar.

Audiensi ini menghasilkan kesepahaman awal untuk melanjutkan kerja sama melalui kegiatan sosialisasi pendidikan politik serta pelatihan pengawasan partisipatif.