INDORAYATODAY.COM, DEPOK – Anggota DPRD Kota Depok dari daerah pemilihan Tapos–Cilodong, Abdul Khoir, menilai Lebaran Depok 2026 tidak hanya menjadi ajang pelestarian tradisi, tetapi juga berdampak pada ekonomi masyarakat.
Hal itu disampaikannya usai pembukaan Lebaran Depok di Kecamatan Tapos, Selasa (5/5/2026).
Khoir menyebut rangkaian kegiatan seperti Ngubek Empang dan Ngaduk Dodol merupakan tradisi khas yang perlu terus dijaga keberlangsungannya.
Menurutnya, kegiatan ini memiliki peran penting dalam memperkenalkan budaya lokal kepada generasi muda.
“Tanpa kegiatan seperti ini, anak-anak ke depan bisa saja tidak mengenal tradisi yang ada di Depok,” ujarnya.
Ia juga menilai Lebaran Depok sebagai hiburan rakyat yang mampu menghadirkan keceriaan bagi masyarakat.
Selain aspek budaya, Khoir menyoroti dampak ekonomi dari kegiatan tersebut, terutama bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Ia mengatakan, banyak pelaku UMKM yang memanfaatkan momentum ini untuk berjualan dan meningkatkan pendapatan.
“UMKM di sini mendapatkan penghasilan, ini menjadi penggerak ekonomi masyarakat,” katanya.
Tingginya antusiasme warga juga dinilai menjadi faktor yang mendorong perputaran ekonomi selama acara berlangsung.
Khoir berharap Lebaran Depok dapat terus digelar setiap tahun sebagai pesta rakyat yang tidak hanya menghibur, tetapi juga memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat. Ia juga mengajak warga untuk turut meramaikan rangkaian kegiatan yang masih berlangsung di berbagai lokasi.

Tinggalkan Balasan