DEPOK, INDORAYA TODAY – Anggota DPR RI sekaligus Ketua Dewan Kebudayaan Daerah (DKD) Kota Depok, Nuroji, mengapresiasi penyelenggaraan Lebaran Depok 2026 yang berlangsung di Alun-alun Grand Depok City (GDC).

Saat mengunjungi lokasi acara pada Rabu (6/5/2026) sore, Nuroji menyoroti dampak ekonomi yang signifikan bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

“Alhamdulillah saya lihat banyak sekali pengunjungnya. UMKM terutama, ini menggerakkan ekonomi masyarakat. Saya sangat setuju dengan kegiatan seperti ini,” ujar Nuroji di lokasi acara.

Menurut politisi Fraksi Gerindra ini, keramaian pengunjung di Lebaran Depok dipicu oleh banyaknya pedagang dan usaha kecil yang terlibat, ditambah dengan rundown acara yang padat setiap jamnya.

Ia menegaskan bahwa pemerintah harus terus memberikan dukungan penuh terhadap event semacam ini karena besarnya biaya yang dibutuhkan jika dilakukan secara mandiri.

“Pemerintah tidak boleh segan-segan men-support. Kalau mandiri itu berat, biayanya bisa ratusan juta. Pemerintah harus hadir karena keuntungannya ekonomi rakyat akan terangkat,” tuturnya.

Nuroji menambahkan, DKD Kota Depok telah merekomendasikan agar Lebaran Depok menjadi agenda rutin tahunan untuk menarik daya tarik wisata daerah, selain Festival Margonda yang direncanakan pada Juli mendatang.

Selain meninjau geliat UMKM, kedatangan Nuroji juga untuk mengecek kesiapan panggung bagi pementasan “Opera Depok: Gugurnya Letnan Margonda”.

Pertunjukan kolosal yang melibatkan berbagai sanggar seperti Betawi Ngumpul, Larashati, hingga Sekolah Master ini akan menampilkan sejarah Depok dari masa Gong Si Bolong hingga perjuangan Margonda.

“Persiapan sudah selesai, tinggal gladi resik pada Jumat besok. Ini pertunjukan yang lengkap, mulai dari tari, teater, hingga drama sejarah,” pungkas Nuroji.

Sebagai informasi, Lebaran Depok 2026 digelar selama lima hari, mulai 5 hingga 9 Mei 2026, dengan pusat kemeriahan di Alun-alun GDC.

BACA JUGA:  Mini Spider Dikerahkan, DPUPR Depok Tangani Longsor Cimanggis