INDORAYATODAY.COM – Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Sumatera Selatan bersama BPBD Musi Rawas Utara (Muratara) merilis data terbaru terkait jumlah korban jiwa dalam kecelakaan maut antara bus Antar Lintas Sumatera (ALS) dan truk tangki BBM. Tercatat sedikitnya 16 orang meninggal dunia dalam tragedi yang terjadi di Jalan Lintas Sumatera, Rabu (6/5/2026).

Berdasarkan laporan di lapangan, korban terdiri dari 14 penumpang dan kru bus ALS, serta 2 orang dari pihak truk tangki. Seluruh jenazah kini berada di RS Bhayangkara Moh. Hasan Palembang untuk proses identifikasi saintifik.

Hingga Kamis (7/5/2026) siang, kepolisian telah mengidentifikasi lima korban utama yang berada di bagian depan kendaraan saat benturan terjadi:

  • Aryanto (48): Sopir truk tangki Seleraya, warga Lubuklinggau (Meninggal di lokasi).
  • Martono (47): Penumpang truk tangki, warga Desa Belani (Meninggal di lokasi).
  • Alif (44): Pengemudi bus ALS, asal Jawa Tengah (Meninggal di lokasi).
  • Saf (50): Kru bus ALS, asal Medan.
  • Maleh (42): Kru bus ALS, asal Medan.

Sebanyak 11 korban lainnya merupakan penumpang bus ALS yang terjebak saat api melahap badan kendaraan. Tim DVI masih bekerja keras mencocokkan data medis dengan data primer keluarga karena kondisi luka bakar yang cukup berat pada jenazah.

Kapolres Muratara, AKBP Rendy Surya Aditama, menegaskan bahwa hasil olah TKP awal menunjukkan bus kehilangan kendali saat mencoba menghindari lubang di jalur arah Lubuklinggau menuju Jambi.

“Bus oleng ke kanan karena menghindari lubang, namun di saat bersamaan truk tangki melaju dari arah berlawanan. Jarak pengereman yang sudah terlalu dekat membuat tabrakan tak terhindarkan,” jelas AKBP Rendy.

Polda Sumsel telah membuka posko informasi di RS Bhayangkara Palembang. Keluarga korban diimbau segera melapor untuk mempercepat proses pencocokan data. Kepolisian juga menjamin penanganan jenazah dilakukan dengan penghormatan terbaik hingga nantinya diserahkan kembali kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

BACA JUGA:  Pemotor Tewas Terlindas Truk di Juanda Depok, Diduga Gara-gara Aksi Nekat Tukang Parkir