INDORAYATODAY.COM, JAKARTA – Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Fahri Hamzah menyoroti pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal pertama 2026 yang dinilai semakin merata di berbagai wilayah.
Hal itu disampaikannya merespons data Badan Pusat Statistik yang mencatat pertumbuhan ekonomi nasional mencapai 5,61 persen.
Menurut Fahri, salah satu hal penting dari data tersebut ialah seluruh wilayah Indonesia tercatat mengalami pertumbuhan positif.
“Ini mungkin yang paling jarang disorot, padahal sangat bermakna: seluruh wilayah Indonesia tumbuh positif pada triwulan pertama 2026,” ujarnya melalui akun X, Kamis (7/5/2026).
Ia mencontohkan kawasan Bali dan Nusa Tenggara yang mencatat pertumbuhan tertinggi hingga 7,93 persen.
Sementara itu, kawasan Maluku dan Papua yang sebelumnya tumbuh 1,70 persen juga mengalami peningkatan signifikan menjadi 4,46 persen.
Fahri menilai pertumbuhan yang lebih merata menunjukkan dampak ekonomi tidak hanya dirasakan di kota-kota besar di Pulau Jawa.
Menurutnya, kondisi tersebut menjadi tanda bahwa pembangunan mulai menjangkau berbagai daerah, termasuk kawasan timur Indonesia.
“Kemakmuran tidak hanya dirasakan di Jakarta atau kota besar di Jawa, tetapi juga menyentuh saudara-saudara kita di ujung timur Indonesia,” katanya.
Ia juga menilai capaian tersebut menjadi indikator stabilitas ekonomi nasional di tengah situasi global yang masih penuh ketidakpastian.
Pemerintah berharap pertumbuhan ekonomi yang semakin merata dapat memperkuat fondasi pembangunan nasional dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di berbagai wilayah Indonesia.

Tinggalkan Balasan