DEPOK, INDORAYA TODAY – Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Depok yang baru dilantik, Yodi Joko Bintoro, langsung tancap gas dengan membeberkan sejumlah proyek besar yang akan dikebut tahun ini.
Pelantikan dilakukan oleh Wali Kota Depok Supian Suri di Aula Teratai, Balai Kota Depok, Senin (26/5/2025).
Usai dilantik, Yodi mengungkapkan bahwa pihaknya telah menerima rekomendasi terkait perubahan status sejumlah ruas jalan strategis di Kota Depok.
“Status jalan dari Juanda, Margonda, Arif Rahman, Nusantara sampai Sawangan sudah diserahkan ke Pemkot Depok,” ujarnya.
Menurutnya, pengalihan status tersebut menjadi peluang besar untuk memaksimalkan pemeliharaan dan peningkatan kualitas infrastruktur jalan di Kota Depok.
“Tantangannya bagaimana kita bisa lebih optimal dalam pemeliharaan jalan dengan skema yang lebih efisien,” katanya.
Tak hanya itu, DPUPR Depok juga menyiapkan sejumlah proyek prioritas yang masuk dalam program percepatan Wali Kota.
Yodi menyebut, pada awal Juni mendatang akan dilakukan groundbreaking proyek jalan Enggram serta penyelesaian ruas Jalan Sawangan.
Selain itu, tahun ini DPUPR juga tengah melakukan pembebasan lahan untuk pelebaran Simpang Parung Bingung yang dinilai menjadi titik krusial kemacetan.
Melalui skema BTT, pemerintah juga akan melakukan pelebaran dan penataan jalan di kawasan Cipayung dan Cinere.
Tidak berhenti di situ, rencana pengembangan infrastruktur juga menyasar kawasan Sawangan Permai dan Sawangan Village dengan pola pembiayaan lanjutan.
Yodi menambahkan, hasil feasibility study (FS) untuk pembangunan flyover Margonda juga sudah rampung dan siap masuk tahap lanjutan desain teknis.
“FS flyover sudah selesai oleh Bappeda, berikutnya masuk ke basic design, MK (Manajemen Konstruksi), sampai konstruksi,” jelasnya.
Ia menargetkan proses lelang proyek tersebut dapat dilakukan pada akhir tahun, sekitar bulan November.
Menurutnya, seluruh tahapan proyek akan berjalan secara sistematis, ketat, dan terukur.
Di tengah kebijakan efisiensi anggaran, DPUPR tetap berupaya menjaga produktivitas pembangunan infrastruktur.
“Kita tetap optimis, jalan yang dipelihara justru makin banyak dan makin panjang,” tegasnya.
Yodi juga memastikan seluruh program akan berjalan tepat waktu, tepat guna, serta tetap menjaga transparansi dan akuntabilitas.
“Insya Allah semua tepat waktu, tepat guna. Transparansi dan akuntabilitas tetap kami jaga,” tuntasnya.

Tinggalkan Balasan