INDORAYATODAY.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melalui Dinas Kesehatan menggandeng kalangan pelajar untuk memperkuat edukasi dan penerapan Kawasan Tanpa Rokok (KTR) di lingkungan pendidikan.
Langkah ini ditandai dengan pengukuhan siswa-siswi pilihan sebagai Duta KTR Kota Bogor.
Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, mengukuhkan langsung para Duta KTR tersebut dalam acara yang dipusatkan di SMP Negeri 15 Kota Bogor. Kegiatan yang digelar dalam rangka memperingati Hari Tanpa Tembakau Sedunia (HTTS) ini melibatkan perwakilan siswa tingkat SMP/MTs dan SMA/SMK/MA sederajat se-Kota Bogor.
Melalui pembentukan Duta KTR ini, Pemkot Bogor berharap para siswa dapat menjadi pelopor hidup sehat sekaligus agen perubahan yang aktif mengajak rekan-rekan sebaya mereka untuk menjauhi rokok dan produk nikotin lainnya.
Selain pengukuhan siswa, momen tersebut juga diisi dengan penandatanganan komitmen bersama oleh para kepala sekolah tingkat SMP hingga SMA sederajat se-Kota Bogor. Komitmen ini bertujuan untuk memperketat pengawasan dan mendukung penuh implementasi KTR di area sekolah.
“Upaya ini sangat penting untuk melindungi generasi muda dari bahaya rokok serta produk nikotin, yang saat ini kian masif dipromosikan dan semakin mudah dijangkau oleh anak-anak maupun remaja,” ujar Jenal Mutaqin, Rabu (17/6/2026) malam.
Langkah preventif yang diambil Pemkot Bogor ini didasari oleh kondisi krusial berdasarkan data nasional. Merujuk hasil Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023, prevalensi perokok pada kelompok usia 10–21 tahun di Indonesia masih tergolong tinggi, yakni mencapai 12,4%.
Bahkan, terdapat lonjakan tren inisiasi merokok pada anak di bawah usia 15 tahun yang cukup signifikan, dari 11,5% pada Riskesdas 2018 menjadi 19,9% pada SKI 2023. Angka tersebut menempatkan Indonesia sebagai salah satu negara dengan beban perokok remaja tertinggi di dunia.
Melalui sinergi antara Duta KTR, pihak sekolah, dan aparatur wilayah, Pemkot Bogor optimistis dapat menciptakan lingkungan belajar yang lebih sehat, nyaman, dan bebas asap rokok demi mencetak generasi muda yang cerdas serta produktif.

Tinggalkan Balasan