INDORAYATODAY.COM – Kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) kembali dibuka untuk wisatawan mulai Kamis (20/8/2026). Pembukaan akses ini dilakukan setelah operasi pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dinyatakan selesai dan area dipastikan aman.

Kebakaran yang melanda kawasan TNBTS sejak 3 Agustus 2026 lalu sempat menghanguskan sekitar 1.121 hektare lahan akibat vegetasi yang kering dan terpaan angin kencang. Guna memastikan keselamatan pengunjung serta mempermudah penanganan, pemerintah menutup total akses wisata Bromo sejak 8 Agustus 2026.

Penanganan karhutla melibatkan tim gabungan melalui operasi darat dan udara (water bombing) yang dikerahkan oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

“Pembukaan kembali kawasan dilakukan setelah seluruh titik api dipastikan padam total dan lokasi dinilai aman bagi pengunjung,” tulis keterangan resmi pengelola TNBTS.

Empat Akses Pintu Masuk Beroperasi

Dibukanya kembali kawasan Bromo disambut hangat oleh para pelaku usaha pariwisata lokal, mulai dari penyedia jasa jip, pemandu wisata, hingga penginapan di sekitarnya.

Seluruh empat jalur akses utama menuju kawasan Gunung Bromo kini telah dibuka kembali, yaitu:

Jalur Coban Trinil/Cemara Lawang (Kabupaten Probolinggo). Yakni Jalur Wonokitri (Kabupaten Pasuruan). Jalur Tumpang (Kabupaten Malang). Jalur Senduro (Kabupaten Lumajang)

Pihak pengelola mengimbau seluruh wisatawan dan pelaku jasa wisata untuk tetap waspada serta mematuhi aturan konservasi.

Pengunjung dilarang keras melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, seperti membuat api unggun, menyalakan kembang api/suar, atau membuang puntung rokok sembarangan di area konservasi.

BACA JUGA:  Sekjen PBB Harap Selat Hormuz Kembali Dibuka Keadaan Semula