INDORAYATODAY.COM, KOTA BEKASI – Wakil Wali Kota Bekasi Abdul Harris Bobihoe meninjau perbaikan ruang kelas SDN 05 Bojong Menteng, Rawalumbu, yang terdampak angin puting beliung.
Harris meninjau langsung proses perbaikan sekolah tersebut pada Minggu (23/8/2026). Dalam kunjungannya, ia didampingi Camat Rawalumbu dan sejumlah pegawai sekolah.
Tanpa seremoni, Harris berbincang dengan pihak sekolah sekaligus melihat kondisi ruang kelas yang sedang diperbaiki. Ia meminta pengerjaan segera diselesaikan agar kegiatan belajar siswa dapat kembali berlangsung di ruang kelas.
Namun, percepatan pekerjaan tersebut tetap harus diikuti dengan kualitas pengerjaan yang sesuai standar. Harris tidak ingin proses perbaikan dilakukan secara asal-asalan.
“Harus tetap sesuai standar, namun harus segera diselesaikan agar anak-anak kita bisa belajar di ruang kelas,” ucap Harris.
Permintaan tersebut disampaikan seiring target pemerintah daerah agar ruang kelas yang diperbaiki dapat segera digunakan kembali oleh siswa.
Perbaikan ruang kelas SDN 05 Bojong Menteng merupakan bagian dari penanganan infrastruktur sekolah yang terdampak bencana angin puting beliung.
Harris mengatakan pemerintah daerah berkomitmen hadir dalam proses pemulihan fasilitas pendidikan yang mengalami kerusakan. Menurutnya, kondisi sarana sekolah berkaitan langsung dengan pemenuhan hak masyarakat untuk memperoleh pendidikan yang layak.
Ia memastikan proses perbaikan tidak hanya mengejar penyelesaian pekerjaan, tetapi juga memperhatikan standar yang harus dipenuhi. Dengan demikian, ruang kelas yang telah diperbaiki dapat kembali menunjang kegiatan belajar mengajar.
Kunjungan tersebut juga menjadi bagian dari pemantauan pemerintah daerah terhadap proses pemulihan fasilitas pendidikan setelah terdampak bencana.
Perbaikan ruang kelas SDN 05 Bojong Menteng dilakukan setelah sekolah terdampak angin puting beliung. Pemerintah Kota Bekasi menargetkan pengerjaan segera rampung.
Harris meminta proses perbaikan berjalan cepat tanpa mengabaikan standar pekerjaan agar siswa dapat kembali belajar di ruang kelas yang layak.

Tinggalkan Balasan