INDORAYATODAY.COM – Presiden Prabowo Subianto dan delegasi Indonesia memberikan apresiasi tinggi ketika Presiden Prancis Emmanuel Macron secara resmi mengumumkan pengakuan negaranya terhadap Palestina.

Momen tersebut terjadi dalam Konferensi Tingkat Tinggi tentang Palestina dan Solusi Dua Negara di Aula Sidang PBB, New York, Senin (29/9/2025).

“Waktunya telah tiba,” ujar Macron. “Sesuai dengan komitmen historis negara saya untuk perdamaian di Timur Tengah, saya menyatakan bahwa hari ini Prancis mengakui Negara Palestina.”

Pernyataan Macron langsung disambut tepuk tangan meriah di seluruh aula, termasuk dari utusan Palestina Riyad Mansour. Presiden Prabowo dan seluruh delegasi Indonesia.

Antara lain Menteri Luar Negeri Sugiono, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Menteri Hak Asasi Manusia Natalius Pigai, dan Menteri Investasi Rosan Roeslani, sontak berdiri dan memberikan standing ovation.

Macron menambahkan, Prancis akan membuka kedutaan besar di Palestina segera setelah semua sandera di Gaza dibebaskan dan gencatan senjata diberlakukan.

Pada kesempatan yang sama, Presiden Prabowo juga berpidato, mengutuk serangan terhadap warga sipil di Gaza dan menegaskan kembali dukungan Indonesia terhadap solusi dua negara. Ia menekankan, Indonesia akan segera mengakui Israel setelah Israel mengakui kemerdekaan Palestina.

Konferensi yang diadakan selama sidang ke-80 Majelis Umum PBB ini diselenggarakan bersama oleh Prancis dan Arab Saudi. Para pemimpin serta perwakilan dari 33 negara dan badan regional, termasuk Uni Eropa dan Liga Arab, hadir untuk menyerukan upaya baru demi perdamaian abadi antara Israel dan Palestina.

BACA JUGA:  Presiden Berencana Bangun Gedung MUI di Kawasan Thamrin, Nusron Sebut Wujud Penguatan Umat