INDORAYATODAY.COM – Bandara Internasional Supadio di Kubu Raya, Kalimantan Barat, bersiap untuk kembali melayani penerbangan internasional setelah pemerintah resmi menetapkan status internasional bagi bandara tersebut sejak 7 Mei lalu.

Hal ini disampaikan oleh Executive General Manager (EGM) PT Angkasa Pura II Bandara Supadio, Muhammad Iwan Sutisna, Minggu (29/6).

“Alhamdulillah, setelah perjuangan panjang, akhirnya Bandara Supadio kembali ditetapkan sebagai bandara internasional. Kami tengah membenahi berbagai aspek operasional untuk mendukung rute luar negeri dari dan ke Kalbar,” ujar Iwan.

Menurutnya, keberhasilan ini tidak lepas dari dukungan penuh berbagai pihak, termasuk Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat serta anggota legislatif di tingkat daerah dan pusat yang aktif memperjuangkan pembukaan kembali jalur internasional dari Pontianak.

Saat ini, PT Angkasa Pura II telah berkoordinasi dengan seluruh instansi terkait seperti Bea Cukai, Imigrasi, dan Karantina (CIQ) untuk memastikan kesiapan fasilitas dan layanan pendukung. Sejumlah perbaikan juga telah dilakukan di masing-masing instansi.

Pada 23 Mei lalu, perwakilan dari maskapai AirAsia bahkan sudah bertemu dengan Gubernur Kalbar untuk membahas rencana pengoperasian kembali rute internasional dari Bandara Supadio.

Iwan mengatakan, AirAsia telah menyatakan kesiapannya membuka kembali penerbangan internasional dari Pontianak, meski jadwal pasti peluncurannya masih menunggu finalisasi dari maskapai dan Kementerian Perhubungan.

“Kami masih menunggu proses perizinan rute, PPRP, hingga penetapan slot waktu oleh regulator. Jadi belum bisa menyebut tanggal pasti,” jelasnya.

Tak hanya dengan AirAsia, pihak bandara juga tengah menjajaki kemungkinan kerja sama dengan Scoot Airlines, anak perusahaan Singapore Airlines, untuk membuka rute langsung dari Pontianak ke Singapura.

“Harapan kami, masyarakat Kalbar ke depannya bisa terbang langsung ke Singapura tanpa perlu transit di kota lain,” ujar Iwan.

BACA JUGA:  Ahmad Muzani: Indonesia dan Tiongkok Saling Belajar Atasi Kemiskinan dan Kelola Keberagaman

Di samping pengembangan penerbangan internasional, Bandara Supadio juga tengah mempersiapkan ekspansi layanan rute domestik baru.

Namun demikian, Iwan belum bisa mengungkapkan detail rute tersebut karena masih dalam tahap pembahasan dengan pihak maskapai dan kementerian terkait.

“Fokus kami adalah menjadikan Bandara Supadio sebagai pusat konektivitas strategis, baik untuk rute dalam negeri maupun internasional,” tutupnya.[]