DEPOK, INDORAYA TODAY – Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Penyelamatan Kota Depok memastikan kesiapan penuh menghadapi ajang bergengsi National Firefighting Rescue Skill Competition (NFSC) 2026 yang akan digelar pada 27-29 April di Palembang.

Kompetisi tingkat nasional ini menjadi panggung pembuktian kemampuan tim penyelamat dari berbagai daerah, sekaligus menguji kecepatan, ketepatan, dan profesionalisme personel di lapangan.

Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kota Depok, Nina Suzana, menegaskan target tinggi yang dibidik tim Damkar tahun ini. Ia menyebut, pengalaman mengikuti kompetisi serupa sebelumnya menjadi bekal penting untuk kembali merebut prestasi terbaik, setelah dalam beberapa tahun terakhir belum berhasil naik ke podium juara.

“Tahun ini kita targetkan juara. Beberapa tahun lalu pernah meraih prestasi, meski belakangan belum kembali menjadi juara. Namun semangat teman-teman Damkar tetap luar biasa,” kata Nina, disela pelepasan personel Damkar yang akan mengikuti kompetis NFSC, di Balai Kota, Senin (20/4/2026).

Menurutnya, kemampuan teknis dan kecepatan respons tim rescue Damkar Depok selama ini sudah teruji di lapangan. Penanganan berbagai kejadian darurat dinilai menunjukkan kualitas yang tidak kalah bersaing dengan daerah lain, sehingga menjadi modal kuat untuk tampil kompetitif di tingkat nasional.

“Alhamdulillah Damkar Kota Depok ini tim rescue-nya cepat, sudah bagus sekali,” ujarnya menambahkan.

Pada ajang NFSC 2026 ini, Damkar Depok menurunkan enam personel terbaik yang telah dipersiapkan secara matang. Mereka akan membawa nama besar Kota Depok dan dituntut tampil maksimal dalam setiap kategori lomba yang menguji keterampilan penyelamatan.

Kompetisi NFSC sendiri merupakan agenda rutin berskala nasional yang tidak hanya menjadi arena adu kemampuan, tetapi juga wadah peningkatan kapasitas serta profesionalisme petugas pemadam kebakaran di seluruh Indonesia. Ajang ini kerap melahirkan inovasi dan standar baru dalam teknik penyelamatan.

BACA JUGA:  Pemkab Bogor Terapkan Car Free Night dan Rekayasa Lalu Lintas Jelang Malam Tahun Baru 2026

Nina menegaskan, keenam personel yang diberangkatkan tidak hanya membawa tugas sebagai peserta, tetapi juga sebagai representasi daerah. Karena itu, dukungan moral dari masyarakat dinilai penting untuk menambah motivasi tim selama bertanding.

“Enam personel yang berangkat ini membawa nama Kota Depok. Kita doakan bersama agar mereka dapat memberikan hasil terbaik dan mengharumkan nama daerah,” katanya.

Ia pun mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkot Depok, untuk turut mendoakan perjuangan tim Damkar. Menurutnya, kekuatan doa dan dukungan kolektif dapat menjadi energi tambahan bagi para personel yang tengah berjuang di ajang nasional tersebut.

“InsyaAllah dari enam ribu ASN di Kota Depok, jika mendoakan dengan tulus dan ikhlas, dapat menjadi kekuatan bagi saudara-saudara kita yang mewakili Kota Depok di ajang nasional maupun internasional,” tuntasnya.